- Home
-
- Megapolitan
-
- Jelang Peresmian LRT Velod...
Jelang Peresmian LRT Velodrome-Manggarai, Jakpro dan DJKA Perkuat Koordinasi
Kamis, 13 Agu 2026, 12:10 WIBJAKARTA - LRT Jakarta rute Kelapa GadingâManggarai dijadwalkan akan diresmikan dan dioperasikan pertama kali pada 26 Agustus 2026. PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro terus memperkuat koordinasi bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan dalam memastikan kesiapan layanan. Â
Menurut laporan Beritajakarta, koordinasi kedua instansi tersebut mencakup rangkaian pengujian prasarana dan sarana, sistem persinyalan, telekomunikasi, kelistrikan, hingga integrasi sistem secara menyeluruh.
Dirjen Perkeretaapian, Allan Tandiono mengatakan, seluruh tahapan pengujian dilakukan secara bertahap, sistematis, dan komprehensif untuk memastikan setiap komponen dapat berfungsi secara terpadu serta memenuhi aspek keselamatan, keandalan, dan kualitas layanan sebelum digunakan masyarakat.
âProses pengujian sistem dilakukan secara menyeluruh dan mendetail untuk memastikan seluruh fungsi teknis dan keselamatan berjalan optimal sebelum dibuka bagi masyarakat umum,â ujarnya, Kamis (13/8).
Direktur Teknik dan Pengembangan Jakpro, Robert Sarjaka menyampaikan, koordinasi antara Jakpro dan DJKA telah berlangsung secara intensif sejak tahap pembangunan hingga memasuki fase pengujian dan persiapan operasional.
Ia menegaskan bahwa keselamatan merupakan prioritas utama dalam setiap pembangunan dan pengoperasian infrastruktur transportasi.
âBersama DJKA, kami melaksanakan setiap tahapan pengujian secara bertahap dan komprehensif untuk memastikan seluruh sistem siap beroperasi. Proses ini merupakan bentuk komitmen kami untuk menghadirkan layanan transportasi publik yang memenuhi standar keselamatan, keandalan, dan kualitas pelayanan bagi masyarakat,â jelasnya.
Berdasarkan data, progres pembangunan LRT Jakarta koridor Velodrome-Manggarai secara keseluruhan progresnya mencapai 97,99 persen hingga minggu ke-empat Juli 2026.
Ia menjelaskan, sejalan dengan arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, pengembangan LRT Jakarta menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem transportasi publik sebagai salah satu fondasi Jakarta menuju kota global.
Diharapkan, infrastruktur ini mendukung terciptanya kota yang lebih terkoneksi, nyaman dihuni, berkelanjutan, serta memiliki sistem mobilitas yang mampu menunjang aktivitas dan produktivitas masyarakat.
âJakpro bersama DJKA akan terus memastikan seluruh tahapan persiapan menuju pengoperasian dilaksanakan secara cermat dan sesuai ketentuan yang berlaku, dengan keselamatan dan kenyamanan masyarakat sebagai prioritas utama,â ungkapnya.
Seiring dengan rencana pengoperasian jalur secara penuh, LRT Jakarta akan melayani jalur sepanjang 12,2 kilometer yang menghubungkan 11 stasiun, mulai dari Kelapa Gading hingga Manggarai.
Sebelas stasiun yang akan beroperasi diantaranya Stasiun Kelapa Gading, Stasiun Boulevard Utara, Stasiun Boulevard Selatan, Stasiun Pulomas, Stasiun Equestrian, Stasiun Velodrome, Stasiun Rawamangun, Stasiun Pramuka, Stasiun Matraman, Stasiun Proklamasi, dan Stasiun Manggarai.
Dari sisi integrasi, Stasiun Rawamangun, Stasiun Pramuka, Stasiun Matraman, dan Stasiun Proklamasi terintegrasi dengan layanan Transjakarta. Sementara itu, Stasiun Manggarai menjadi salah satu simpul integrasi utama dengan KRL Commuter Line, KA Bandara, dan Transjakarta, sehingga memperkuat konektivitas LRT Jakarta dengan jaringan transportasi publik lainnya.
Dengan beroperasinya jalur Kelapa GadingâManggarai, perjalanan dari Kelapa Gading menuju Manggarai ditargetkan dapat ditempuh sekitar 28 menit.
Rencana peresmian dan pengoperasian awal pada 26 Agustus 2026 menjadi momentum penting bagi pengembangan sistem transportasi publik Jakarta.
Kehadiran jalur Kelapa GadingâManggarai tidak hanya memperluas jangkauan layanan LRT Jakarta, tetapi juga memperkuat konektivitas antarkawasan dan integrasi antarmoda di Jakarta.
Robert menambahkan, kehadiran jalur ini diharapkan memberikan alternatif mobilitas yang lebih cepat dan efisien, sekaligus mendorong masyarakat untuk semakin memilih transportasi publik dalam perjalanan sehari-hari.
Penambahan jaringan LRT Jakarta juga diproyeksikan meningkatkan jumlah pengguna secara bertahap hingga mencapai 60.000â80.000 penumpang per hari.
âPeningkatan jumlah pengguna tersebut diharapkan turut berkontribusi terhadap pengurangan penggunaan kendaraan pribadi, kemacetan, serta emisi dari sektor transportasi,â tandasnya.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Koran Jakarta
Berita Terkait:
-
Bapanas Ungkap Stok Beras Pemerintah Capai 5,2 Juta Ton
-
Pemkot Bandung Bakal Pecat ASN yang Mengorganisasi Praktik Judol
-
Progres LRT Jakarta Velodrome–Manggarai 97,9 Persen, Siap Operasi Akhir Agustus
-
Pemprov DKI Resmikan LRT Jakarta Velodrome-Manggarai pada Agustus 2026
-
Masalah Hukum dalam UU Pengembangan dan Penguatan Sektor Jasa Keuangan (P2SK)
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.