Lini Pertahanan Harus Ditata Ulang

Senin, 21 Sep 2026, 06:47 WIB

JAKARTA - Lini pertahanan Timnas Indonesia harus segera ditata ulang. Cedera Jay Idzes dan belum tersedianya Sandy Walsh membuat John Herdman harus menentukan komposisi baru di lini belakang menjelang FIFA Asean Cup 2026. Pilihan di sektor bek sebenarnya masih tersedia, tetapi keputusan menempatkan Kevin Diks akan menjadi salah satu kunci.

Jay Idzes dipastikan absen setelah mengalami cedera paha kiri ketika memperkuat Sassuolo menghadapi Juventus. Bek kelahiran Belanda itu bermain hingga menit ke-80 dalam kemenangan 3-2 Sassuolo. Hasil pemeriksaan menunjukkan cedera tingkat sedang pada otot quadriceps kaki kiri.

Ket. Foto: Sejumlah pemain Timnas Indonesia mengikuti latihan resmi menjelang pertandingan FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Kamis (4/6). Latihan tersebut sebagai ajang persiapan melawan Timnas Oman pada Jumat (5/6). — Sumber: ANTARA/M Risyal Hidayat

Absennya Jay membuat Herdman harus menyiapkan formula baru. Pengamat sepak bola nasional Gita Suwondo menilai Indonesia masih memiliki sejumlah pemain yang mampu mengisi pos tersebut.

“Meskipun tanpa Jay Idzes, seharusnya kita tetap siap. Bukan hanya Jay, Sandy Walsh juga sampai sekarang belum bisa bermain bersama Persib setelah terakhir memperkuat Timnas Indonesia lawan Timor Leste,” ujar Gita.

Menurut dia, Herdman bisa mengandalkan Rizky Ridho, Elkan Baggott, dan Justin Hubner untuk membentuk trio bek tengah. Kevin Diks berpeluang ditempatkan di sisi kanan. “Artinya, kita bisa main dengan komposisi bek tengah Kevin Diks di kanan, Rizky atau Elkan di tengah dan Hubner di kiri,” katanya.

Pilihan tersebut membuat posisi Kevin Diks menjadi salah satu kunci. Jika dimainkan di kanan, Herdman dapat memasang Rizky Ridho atau Elkan Baggott bersama Justin Hubner di jantung pertahanan. Persoalan lain adalah absennya Sandy Walsh yang juga membuat komposisi lini belakang harus kembali disesuaikan.

Di tengah keterbatasan tersebut, Indonesia memiliki modal dari keberadaan 12 pemain abroad dalam daftar 23 pemain. Mereka adalah Emil Audero, Maarten Paes, Elkan Baggott, Justin Hubner, Kevin Diks, Nathan Tjoe-A-On, Dean James, Joey Pelupessy, Calvin Verdonk, Ole Romeny, Luke Vickery, dan Mitchell Baker.

Pengamat sepak bola Ronny Pangemanan menilai banyaknya pemain yang berkarier di luar negeri menjadi modal penting bagi Skuad Garuda, terutama karena beberapa pemain utama harus absen akibat cedera maupun pemulihan. Pilihan ada begitu banyak. Mereka harus dimaksimalkan.

“Walaupun banyak pemain yang harus absen untuk tampil dalam hajatan pertama kali dalam sejarah yang dibuat oleh FIFA ini, tentunya dengan adanya 12 abroad yang masih bertahan itu menjadi suatu hal yang pembeda buat Timnas kita,” ujar Bung Ropan.

Indonesia tergabung di Grup A FIFA Asean Cup 2026 bersama Singapura, Malaysia, dan Bangladesh. Laga perdana melawan Singapura dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (25/9) malam.

Dengan target menjadi juara setelah gagal di Asean Championship 2026, Herdman kini dituntut menemukan formula pertahanan terbaik tanpa Jay Idzes. “Pilihan-pilihan seperti ini yang menjadi pekerjaan bagi Herdman untuk menuntaskan target menjadi juara setelah kita gagal di Asean Championship 2026 lalu,” tandas Gita.

Setelah membuka laga dengan melawan Singapura pada hari Jumat, timnas Indonesia selanjutnya akan menghadapi Malaysia pada hari Senin (28/9). Ini salah satu laga yang ditunggu-tunggu di turnamen tersebut. Sebab Malaysia adalah musuh bebuyutan.

Sedangan melawan Singapura, seharusnya kalau turun full, timnas Indonesia mampu mengatasi tetangga tersebut. Dalam laga ketiga Indonesia akan bertemu Bangladesh, pada hari Kamis (1/10).Laga akan dimainkan pukul 19:30. ben/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.