Ceko ke Final Davis Usai Singkirkan AS
Senin, 21 Sep 2026, 06:22 WIBPARIS â Ceko kembali menjadi mimpi buruk Amerika Serikat di ajang tenis beregu putra Davis Cup. Dalam drama yang berlangsung hingga partai penentuan Minggu (20/9) dini hari WIB, Ceko menundukkan AS 3-2 untuk memastikan tiket ke putaran final delapan besar Davis Cup di Bologna, Italia, November mendatang.
Kemenangan tersebut terasa istimewa karena Ceko mengulangi skenario yang sama seperti setahun lalu. Ketika itu, mereka juga menyingkirkan AS di babak kualifikasi kedua melalui partai penentuan di Delray Beach. Jakub Mensik menjadi pahlawan setelah mengalahkan Frances Tiafoe.
Kini, di hadapan pendukung sendiri di Praha, giliran Jiri Lehecka yang menjadi penentu. Petenis peringkat 13 dunia, Learner Tien, tak mampu membendung permainan Lehecka. Dalam partai terakhir, Lehecka menang 6-3, 7-5 sekaligus memastikan Ceko kembali melaju ke fase final.
Hasil ini memperpanjang penantian AS. Negeri Paman Sam tersebut merupakan pemegang rekor 32 gelar Davis Cup, tetapi terakhir kali mengangkat trofi pada tahun 2007. Sebaliknya, Ceko terus menunjukkan konsistensi dalam persaingan beregu putra dunia. âKemenangan di Davis Cup selalu terasa sedikit berbeda karena ini adalah kompetisi beregu,â ujar Lehecka.
Drama pertandingan sudah terasa sejak partai ganda. Setelah hari pertama berakhir 1-1, AS berbalik unggul melalui Christian Harrison dan Austin Krajicek. Mereka menyelamatkan empat match point sebelum menundukkan Adam Pavlasek dan Patrik Rikl 5-7, 6-3, 7-6 (10-8).
Namun, Ceko tidak menyerah. Mensik bangkit setelah kehilangan set pertama untuk mengalahkan Ben Shelton 5-7, 6-4, 6-3. Shelton sempat memimpin setelah menyelamatkan set point pada kedudukan 5-4 dan merebut tiga gim terakhir.
Mensik membalas pada set kedua. Ia kembali menciptakan set point pada kedudukan 5-4 dan kali ini tidak menyia-nyiakannya. Pukulan forehand keras membawa pertandingan kembali imbang. Petenis berusia 21 tahun itu kemudian memaksakan partai penentuan dengan memanfaatkan match point kedua pada gim terakhir.
Lehecka pun tampil sebagai penutup sempurna. Setelah mengalahkan Shelton dua set langsung sehari sebelumnya, ia sempat kehilangan keunggulan break pada set pertama. Tien kemudian melesat 3-0 pada set kedua untuk memperpanjang pertandingan. Namun, Lehecka mampu membalikkan keadaan dan menuntaskan laga melalui match point keempat.
âSaya harus mengatakan ini merupakan pekan yang luar biasa. Tetapi yang terpenting, kami berhasil melewatinya sebagai sebuah tim. Tanpa kemenangan Jakub atas Ben, saya tidak akan mendapat kesempatan memainkan pertandingan terakhir,â ujar Lehecka. ben/AFP/G-1
- Davis Cup
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Sinner Mundur dari Davis Cup
-
Juventus dalam Krisis Jelang Hadapi Udinese: Misi Hentikan Tren Tanpa Kemenangan
-
Tiongkok Ingatkan Risiko Bencana Longsor Lanjutan di Perbatasan Nepal
-
KTM dan Gombong Culture Festival Dibuka, Menkop Ferry Juliantoro: Benteng Van Der Wijck Akan Jadi Ikon Pariwisata dan Ekonomi Kebumen Bakal Berkembang
-
Viral Tukang Cukur Soal Bendera, Bupati Bogor Angkat Bicara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.