Sarana dan Prasarana Belum Siap, MPLS Sekolah Rakyat Pacitan Mundur

Minggu, 02 Agu 2026, 06:25 WIB

PACITAN - Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) Pacitan diundur hingga 15 Agustus 2026. Hal itu seiring dengan belum siapnya sarana dan prasarana pendukung pembelajaran.

Kepala Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 46 Kabupaten Pacitan Bayu Arifyanto di Pacitan, Jawa Timur, Sabtu, mengatakan penundaan dilakukan karena pembangunan gedung permanen beserta fasilitas pendukung belum selesai seluruhnya.

Ket. Foto: Pelaksanaan upacara bendera di salah satu sekolah rakyat. — Sumber: antara foto

"Iya, MPLS ditunda karena gedung dan sarana prasarana di sekolah permanen belum siap 100 persen," katanya di Pacitan.

Menurut Bayu, penyelesaian pekerjaan masih difokuskan pada fasilitas penyediaan air bersih, asrama, dan beberapa pekerjaan akhir (finishing) agar seluruh sarana dapat digunakan secara optimal saat siswa mulai menempati kompleks sekolah.

Ia menjelaskan progres pembangunan telah mencapai lebih dari 90 persen, namun pemerintah memilih memastikan seluruh fasilitas siap sebelum kegiatan belajar mengajar dipusatkan di lokasi baru.

"Nanti anak-anak bisa lebih nyaman ketika mulai belajar dan tinggal di asrama," ujarnya.

Selama masa penyelesaian pembangunan, kegiatan belajar bagi siswa angkatan pertama tetap berlangsung di sekolah rintisan, termasuk aktivitas pembelajaran dan asrama.

Bayu mengatakan seluruh siswa, baik peserta didik baru maupun siswa lama, akan mengikuti MPLS pada 15 Agustus mendatang karena mereka sama-sama perlu mengenal lingkungan sekolah baru.

Sekolah Rakyat Terintegrasi Pacitan nantinya menampung sebanyak 408 siswa. Sebanyak 260 siswa merupakan peserta didik baru jenjang SMA, sedangkan sisanya merupakan siswa kelas XI hasil penggabungan SRMA 23 dan SRMA 46 Pacitan.

Menurut dia, seluruh aktivitas pembelajaran akan dipindahkan ke kompleks sekolah permanen setelah sarana dan prasarana dinyatakan siap digunakan.

  • Sarana dan Prasarana Belum Siap
  • MPLS
  • Sekolah Rakyat di Pacitan
  • Diundur

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

Gerak Cepat Atasi Karhutla! Operasi Modifikasi Cuaca Berlanjut, BMKG Kini Bergerak ke Berau

Nasib 193 Pedagang Ikan Kramat Jati Terungkap, Bakal Dipindah ke Lokbin

Bukan Sekadar Kebakaran! Presiden Minta Usut Dugaan Koneksi Pembakar Lahan dan Korporasi

613 PKL Kramat Jati Bakal Dipindahkan, Ini 4 Lokasi yang Disiapkan Pasar Jaya

Coco Gauff Juara Cincinnati Open 2026! Tampil Perkasa dan Ukir Prestasi Gemilang

Pedagang Ikan Pasar Kramat Jati Bakal Direlokasi, Ini Persiapannya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.