- Home
-
- Luar Negeri
-
- Mengagetkan! Ada Sekitar 1...
Mengagetkan! Ada Sekitar 100 Ledakan dalam Kebakaran Hutan di Prancis, Ternyata Ini Penyebabnya
Sabtu, 01 Agu 2026, 04:25 WIBMOSKOW â Mengagetkan. Ada sekitar 100 ledakan dalam kebakaran hutan di Prancis, Ternyata ini penyebabnya.Sejumlah peluru meriam sisa-sisa Perang Dunia Kedua yang disimpan di sebuah gudang terbengkalai di komune Le Porge, Prancis, meledak saat kebakaran hutan besar terjadi di Daerah Gironde barat daya, demikian laporan radio Franceinfo, mengutip Walikota Martial Zaninetti.
Hanya sebagian dari peluru meriam itu yang meledak, sementara yang lainnya tersebar di area tersebut.
Satu peluru menembus sebuah bangunan tempat tinggal, menurut Franceinfo. Meski demikian, tidak ada laporan korban luka.
Sekitar 100 ledakan terdengar selama kebakaran yang melanda kawasan tersebut pada 23-24 Juli 2026.
Unit penjinak bom telah tiba untuk membersihkan area tersebut. Walikota daerah itu mengatakan bahwa awalnya mereka mengira ledakan berasal dari tabung gas.
Menteri Dalam Negeri Laurent Nunez pada Kamis mengatakan bahwa bagian depan kebakaran hutan di Gironde telah meluas hingga 240 kilometer dan masih belum terkendali.
Eropa tengah mengalami salah satu periode terpanas dalam beberapa tahun terakhir, dengan Spanyol, Portugal, Prancis, Italia, dan Yunani terkena dampak paling parah.
Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan pada 16 Juli 2026 bahwa negara itu menghadapi jumlah kebakaran hutan musim panas tertinggi sejak akhir Perang Dunia II.
- Kebakaran Hutan
- Ledakan
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
-
Ledakan di Gudang Amunisi TNI Madiun, Sejumlah Prajurit Dikabarkan Terluka
-
Badan Karantina dan Kemendes Perkuat Literasi Desa Dukung Pengembangan 5.000 Desa Ekspor
-
BRIN Kaji Pembakaran Terkendali untuk Tekan Karhutla yang Melonjak 8 Kali Lipat
-
Semarak Perayaan Peh Cun di Kota Pekalongan
-
Gunung Ringgit Probolinggo Dilalap Api, 4,5 Hektare Lahan Hangus
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.