Polres Tojo Una-una Perketat Pengawasan Distribusi Elpiji 3kg hingga di Desa

Kamis, 30 Jul 2026, 10:53 WIB

TOJO UNA-UNA – Kepolisian Resor (Polres) Tojo Una-una, Sulawesi Tengah (Sulteng), memperkuat pengawasan distribusi elpiji tiga kilogram (3kg) di daerah itu melalui pembentukan tim terpadu tingkat desa dan kelurahan.

"Pembentukan ini menindaklanjuti edaran bupati agar penyaluran elpiji 3kg bersubsidi di seluruh wilayah di Touna menjadi tepat sasaran," kata Kapolsek Ampana Kota AKP Rochmat Ari Purwanto di Tojo Una-una, Kamis (30/7).

Ket. Foto: Ilustrasi - Tabung gas elpiji 3kg hanya untuk masyarakat miskin. — Sumber: ANTARA

Ia menyampaikan bahwa aparatur sipil negara (ASN) seperti PNS dan PPPK tidak boleh menggunakan elpiji 3kg bersubsidi.

"Jadi ASN ini memang diarahkan beralih ke elpiji jenis nonsubsidi yakni Bright Gas," ucapnya.

Dia menegaskan kepolisian bersama pemerintah daerah khususnya di Kecamatan Ratolindo akan menindak tegas bagi pangkalan dan pengecer yang menjual elpiji bersubsidi di atas harga eceran tertinggi (HET).

"Tentu tindakan tegas itu dengan memberikan surat peringatan hingga pencabutan izin operasional," sebutnya.

Ia menuturkan untuk Kecamatan Ratolindo terdapat 91 pangkalan yang beroperasi.

"Wilayah Ratolindo terdapat 91 pangkalan yang harus diawasi sehingga tim terpadu ini bisa melalui pembinaan serta pemantauan berjenjang," kata dia.

Kabupaten Touna mendapatkan pasokan gas elpiji 3kg bersubsidi di setiap bulan mencapai 65.520 tabung.Harga eceran tertinggi di Kecamatan Ratolindo sebesar Rp25 ribu per tabung.

  • Polres Tojo Una-Una

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.