Pengunjung Perempuan Meninggal Dunia Usai Susuri Wahana Rumah Hantu di Tulungagung

Kamis, 30 Jul 2026, 10:13 WIB

SURABAYA – Sebuah peristiwa duka terjadi di sebuah kawasan hiburan di Tulungagung, Jawa Timur. Seorang perempuan paruh baya dilaporkan meninggal dunia setelah menyusuri wahana rumah hantu di area basement parkir Apollo Super Mall, Kelurahan Tamanan, Kecamatan Tulungagung, Rabu (29/7).

Dari akun infomalangraya, insiden tersebut sontak mengundang perhatian para pengunjung. Sejumlah saksi menyebut korban yang diketahui berinisial BNW, 39, warga Desa Beji, Kecamatan Boyolangu, sempat menyelesaikan lintasan di dalam wahana sebelum kondisinya tiba-tiba memburuk. 

Ket. Foto: Salah satu atraksi di wahana rumah hantu di area basement parkir Apollo Super Mall Tulungagung. Pihak berwenang mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru menyimpulkan penyebab kematian sebelum hasil penyelidikan diumumkan. — Sumber: Istimewa

"Korban masih sempat membawa lampu lampion yang digunakan sebagai penerangan di dalam rumah hantu, kemudian duduk di luar wahana. Setelah duduk, korban berdiri kemudian terjatuh," kata Ipda Hendra Endy Purwanto darivPolres Tulungagung.

Petugas yang berada di lokasi bersama tim medis segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan. Namun, nyawanya tidak berhasil diselamatkan.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi yang menyatakan bahwa kematian korban disebabkan oleh wahana rumah hantu itu sendiri. Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti meninggalnya korban, termasuk menunggu hasil pemeriksaan medis.

Peristiwa ini memicu berbagai spekulasi di media sosial. Meski demikian, pihak berwenang mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru menyimpulkan penyebab kematian sebelum hasil penyelidikan diumumkan.

Di sisi lain, kejadian tersebut menjadi pengingat bahwa aktivitas yang memacu adrenalin, termasuk wahana bertema horor, dapat memberikan tekanan fisik maupun psikologis bagi sebagian orang, terutama mereka yang memiliki riwayat penyakit tertentu seperti gangguan jantung atau tekanan darah tinggi. Karena itu, pengunjung disarankan memperhatikan kondisi kesehatan sebelum memutuskan mengikuti wahana dengan tingkat intensitas tinggi.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.