Program Hilirisasi  Lebak Bisa Menyedot Ribuan Pencari Kerja

Rabu, 28 Okt 2026, 01:13 WIB

LEBAK - Ribuan tenaga kerja Kabupaten Lebak dan sekitarnya bakal terserap dalam program hilirisasi yang dibangun dalam lahan hamper 11.000 hektare yang tersebar di 13 kecamatan Lebak.

‎Analis Kebijakan Madya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Lebak Robertus Erwin, di Lebak, mengatakan pemerintah daerah terus mengoptimalkan iklim investasi dengan melakukan promosi ke berbagai daerah hingga mancanegara, sehingga dapat menyerap ribuan tenaga kerja lokal.

Ket. Foto: melamar kerja — Sumber: ist

‎Pemerintah daerah menyiapkan lahan kawasan industri seluas 10.981 hektare tersebar di 13 kecamatan sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2023 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang berlaku hingga tahun 2034. ‎Perda tersebut merupakan landasan hukum yang kuat, sehingga investor merasa aman, nyaman dan kondusif jika menanam modalnya di Kabupaten Lebak.

‎"Kami meyakini kawasan industri hilirisasi dapat mendorong ekonomi daerah berkelanjutan untuk mewujudkan rukun, unggul, harmonis, aman dan nyaman (RUHAY) serta berdampak terhadap pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) hingga usaha turunannya," kata Robertus.

‎Robertus mengatakan Kabupaten Lebak dipastikan menjadi daerah investasi baik Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), karena didukung sarana prasarana transportasi dengan beroperasi Jalan Tol Serang-Panimbang.

‎Selain itu, juga terdapat pengoperasian Commuter Line Kereta Listrik Rangkasbitung-Tanabang, juga Bendungan Karian. ‎Keunggulan Kabupaten Lebak, selain nilai jual tanah murah dibandingkan di wilayah Bogor, Bekasi, serta sebagai daerah penyangga Ibukota Negara Jakarta.

‎"Kami optimistis investasi akan 'membanjiri' Lebak, sehingga dapat mempercepat untuk penghapusan miskin rentan dan miskin ekstrem sesuai harapan Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidiki," katanya menjelaskan. ‎Sekretaris Disnaker Kabupaten Lebak Rully Chairulyanto mengatakan pihaknya menyambut positif adanya kawasan industri itu, sehingga dapat menyerap ribuan tenaga kerja lokal.

‎Saat ini, pencari kerja dari Kabupaten Lebak terpaksa ke luar daerah, seperti Jakarta, Bogor, Cikarang , Bekasi hingga Bandung. ‎"Kami tentu mengoptimalkan pembinaan agar pengusaha dan pekerja kondusif, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya menjelaskan.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.