Eropa Optimis Sapu Bersih Hepatitis

Kamis, 30 Jul 2026, 17:02 WIB

JENEWA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan Eropa mencatat kemajuan dalam penanganan hepatitis, tetapi masih belum berada di jalur tepat untuk capai target 2030. Menurut data dari Laporan Hepatitis Global (Global Hepatitis Report) 2026, perluasan program vaksinasi telah menurunkan prevalensi hepatitis B di kalangan anak-anak di bawah usia lima tahun di kawasan tersebut menjadi sekitar 0,06 persen, di bawah ambang batas eliminasi global sebesar 0,1 persen.

Sejak 2015, infeksi baru hepatitis B telah turun sebesar 54 persen, sementara kasus infeksi baru hepatitis C menurun sebesar 28 persen. Selama satu dekade terakhir, jumlah orang yang hidup dengan hepatitis C telah berkurang sebesar 29 persen, dan angka kematian yang terkait dengan virus itu turun sebesar 33 persen.

Terlepas dari kemajuan yang telah diraih, diperkirakan 9,7 juta orang di kawasan tersebut hidup dengan hepatitis B dan 5,6 juta orang dengan hepatitis C. Hanya 23 persen penderita hepatitis B yang telah terdiagnosis, dan hanya 4,2 persen dari mereka yang terdiagnosis tersebut menerima pengobatan, ungkap WHO.

WHO menyerukan kepada negara-negara di seluruh Kawasan Eropa untuk menghapus hambatan dalam pemeriksaan dan pengobatan, mempertahankan program pencegahan, serta terus melanjutkan investasi dalam upaya eliminasi hepatitis. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.