Seorang Pria Mengancam Beberapa Pendaki Gunung Dempo dengan Senpi

Rabu, 29 Jul 2026, 16:04 WIB

PALEMBANG -- Jalur pendakian Gunung Dempo, Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan, kembali aman dan kondusif setelah tim gabungan mengevakuasi pendaki berinisial RD yang sempat memicu keresahan para pendaki lain, atas aksinya membawa senapan angin untuk mencari tumbal.

Sekretaris Brigade Desta Ndruru di Pagaralam, Rabu, mengatakan RD yang merupakan warga Kabupaten Lahat, melakukan aksinya pada Senin (27/7) di jalur pendakian Gunung Dempo.

Ket. Foto: Tim gabungan yang melibatkan Balai Registrasi Gunung Dempo (Brigade), Basarnas, BPBD, TNI, Tagana, unsur relawan, serta pihak keluarga RD saat evakuasi pendaki meresahkan tersebut, Senin (27/7). — Sumber: ANTARA/HO-Brigade

Setelah menerima laporan itu, tim langsung melakukan pencarian dan penanganan cepat secara gabungan yang melibatkan Balai Registrasi Gunung Dempo (BRIGADE), Basarnas, BPBD, TNI, Tagana, unsur relawan, serta pihak keluarga.  

"Saat mendaki, RD diduga membawa senapan angin dan berulang kali mengeluarkan pernyataan yang mengancam keselamatan pendaki lain, yakni mengaku tengah mencari pendaki asal Palembang untuk dijadikan tumbal," katanya.

Menurutnya RD ditemukan dalam kondisi sehat dan selamat tanpa perlawanan maupun insiden yang membahayakan.

Setelah berhasil dievakuasi ke kaki gunung, petugas gabungan tidak memperpanjang penanganan di lapangan maupun menempuh jalur hukum. Petugas langsung menyerahkan RD secara resmi kepada pihak keluarga untuk penanganan lebih lanjut, termasuk rencana perawatan medis di rumah sakit.

Dengan berhasil dievakuasinya pendaki tersebut, pengelola serta unsur SAR memastikan potensi ancaman di jalur pendakian telah teratasi, sehingga para pecinta alam dapat kembali menikmati pendakian Gunung Dempo dengan tenang dan nyaman.

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.