Belut Sawah Kalsel Tembus Tiongkok! 170 Ton Ekspor Senilai Rp3,5 Miliar
Rabu, 29 Jul 2026, 11:55 WIBJAKARTA- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil mengantarkan belut sawah (Monopterus albus) dari Kalimantan Selatan sebagai salah satu komoditas utama ekspor perikanan Indonesia ke Tiongkok.
Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (Badan Mutu KKP), Ishartini mengungkapkan salah satu alasan belut Kalsel bisa masuk pasar Tiongkok karena dilengkapi sertifikat Kelayakan Pengolahan (SKP) serta sertifikasi HACCP.
âProduk tersebut diterima oleh Tiongkok karena pihak otoritas kompeten disana (GACC) telah mengakui skema sertifikasi mutu perikanan oleh KKP,â ujar Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (Badan Mutu KKP) Ishartini di Jakarta, Rabu (29/7).
Ishartini menjelaskan, sertifikasi mutu produk perikanan oleh KKP (termasuk SKP dan HACCP) telah ekuivalen dengan sistem di Tiongkok melalui perjanjian bilateral Mutual Recognition Arrangement (MRA) dengan General Administration Customs of the People's of the Republic of China (GACC). Hal tersebut menjadi jaminan keberterimaan produk perikanan Indonesia yang diekspor ke Negeri Tirai Bambu.Â
Selain itu, official declaration juga menyebutkan bahwa belut asal Kalsel telah diolah/diproses dengan menerapkan prinsip - prinsip sanitasi, higiene serta standar keamanan pangan di sepanjang rantai produksinya.
"Belut sawah Kalsel saat ini mulai menggeliat di pasar internasional, tahun 2025 saja ekspor belut sawah (hidup dan beku) sudah mencapai 170 ton senilai Rp3,5 Milyar dari 2 Unit Pengolahan Ikan (UPI) bersertifikat HACCP KKP dan telah kami registrasikan kepada GACC,â jelasnya.
Kepala Balai Mutu Perikanan Banjarbaru Yuni Irawati Wijaya menambahkan, untuk menjaga mutu dan daya saing belut Kalsel, pihaknya secara berkala melakukan inspeksi, monitoring, surveilan dan uji lab untuk memastikan produk akhir siap ekspor.
"Sertifikasi mutu belut dilaksanakan sesuai standar internasional dan hal tersebut juga berlaku untuk komoditas lainnya. Kami siap membantu pelaku usaha yang ingin naik kelas menjadi eksportir belut atau komoditas lainnya, silakan dapat menghubungi langsung Badan Mutu KKP di email bppmhkp@kkp.go.id atau di medsos resmi BPPMHKP,â tutup Ishartini.
- Ekspor Perikanan
- Belut
- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
KPK Limpahkan Berkas Silmy Karim Cs ke JPU, Kasus Dugaan Pemerasan Izin Tinggal WNA Masuk Tahap II.
-
VMS Dimatikan, 28 ABK Disiksa di Laut Arafura, Modus Kapal Ikan Terbongkar
-
Nilai Ekspor Tilapia RI Tertinggi di Dunia, Tapi Pasar Eropa Baru 8,1 Persen
-
Bank Jakarta dan PT SMI Kucurkan Rp2,11 Triliun untuk 7 Proyek Infrastruktur DKI
-
Garam Bima Naik Kelas! Sudah Halal, Kantongi BPOM dan Siap Saingi Garam Impor
-
Penghasilan Nelayan Sinjai Naik 75 Persen, KNMP Tongke-Tongke Kirim 12 Ton Tuna Loin ke Jakarta
-
Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.