Perum Bulog Jawa Barat Pastikan Ketahanan Pangan Aman dengan Stok 847 Ribu Ton

Selasa, 28 Jul 2026, 11:50 WIB

BANDUNG – Perum Bulog Kanwil Jawa Barat memastikan ketahanan pangan daerah dalam kondisi sangat kuat dengan menguasai stok beras aman mencapai 847 ribu ton, guna menjamin kebutuhan masyarakat 2026 ini hingga memasuki musim panen berikutnya.

Pimpinan Wilayah Bulog Jawa Barat, Nurman Susilo, di Bandung, Selasa (28/7), menerangkan kecukupan cadangan beras pemerintah (CBP) tersebut ditopang oleh agresifnya penyerapan hasil panen di tingkat tapak yang memanfaatkan momentum melonjaknya produksi padi Jawa Barat tahun 2025 sebesar 18,54 persen atau menyentuh 10,23 juta ton Gabah Kering Giling (GKG).

Ket. Foto: Situasi Gudang Bulog, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa (12/5/2026). — Sumber: ANTARA

Nurman mengatakan hingga pertengahan 2026, realisasi penyerapan Bulog Jabar telah menembus 1.160.873 ton Gabah Kering Panen (GKP) dan 3.069 ton beras, dengan total setara beras sebanyak 596.896 ton.

"Produksi padi Jawa Barat yang meningkat menjadi bukti bahwa sektor pertanian kita terus tumbuh. Bulog hadir untuk memastikan hasil produksi petani dapat terserap dengan baik sekaligus menjaga keseimbangan antara kepentingan petani dan kebutuhan masyarakat," ujar Nurman.

Dalam proses penyerapan, dia mengatakan Bulog membeli gabah petani sesuai dengan standar Harga Pembelian Pemerintah (HPP), yakni Rp6.500 per kilogram untuk kualitas GKP, serta membuka akses luas tanpa pembatasan bagi seluruh petani produsen lokal.

"Petani tidak perlu khawatir terhadap pemasaran hasil panennya. Seluruh petani memiliki kesempatan untuk menjual gabah kepada Bulog melalui jaringan yang tersedia, baik melalui satuan kerja Bulog maupun mitra penggilingan yang telah bekerja sama," ucapnya.

Besarnya volume cadangan pangan ini menegaskan posisi vital Jawa Barat sebagai lumbung pangan utama nasional yang siap meredam gejolak harga serta menjaga stabilitas pasokan di pasar.

"Stok yang kami miliki saat ini lebih dari cukup. Kami terus menjaga ketersediaan agar masyarakat Jawa Barat mendapatkan kepastian pasokan beras dengan harga yang stabil," kata Nurman menambahkan.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Harga Emas Antam Senin 24 Agustus 2026 Naik, Segini Harga Terbarunya

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.