Rano Karno Dilantik Jadi Ketua Kwarda Pramuka DKI, Usung 4 Agenda Utama

Minggu, 26 Jul 2026, 11:40 WIB

JAKARTA - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno resmi dilantik sebagai Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka DKI Jakarta Antar Waktu Masa Bakti 2024–2029. Usai pelantikan, Rano juga menutup Musyawarah Luar Biasa (Muslub) Kwarda Gerakan Pramuka DKI Jakarta 2026 yang berlangsung di Gedung Kwarda, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (25/7).

Dalam sambutannya, Rano mengapresiasi jajaran Kwarda Gerakan Pramuka DKI Jakarta yang dinilai terus menjunjung tinggi semangat musyawarah dan kebersamaan dalam membina generasi muda. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada Ketua Kwarda DKI Jakarta sebelumnya, Isnawa Adji, atas dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin Gerakan Pramuka di Jakarta.

Ket. Foto: Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno resmi dilantik sebagai Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka DKI Jakarta Antar Waktu Masa Bakti 2024–2029 di Gedung Kwarda, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (25/7). — Sumber: Pemprov DKI Jakarta

"Forum ini bukan sekadar memenuhi mekanisme organisasi, tetapi juga mencerminkan tata kelola organisasi yang sehat, memastikan kesinambungan kepemimpinan, dan memperkuat arah Gerakan Pramuka ke depan," ujarnya.

Rano menyatakan menerima amanah sebagai Ketua Kwarda Gerakan Pramuka DKI Jakarta dengan penuh tanggung jawab. Ia berharap seluruh jajaran Kwartir Cabang dan Majelis Pembimbing Daerah dapat terus bersinergi untuk memperkuat pembinaan serta memajukan Gerakan Pramuka di ibu kota.

"Saya mengharapkan dukungan dari Kakak-kakak Ketua Kwartir Cabang se-Jakarta dan Majelis Pembimbing Daerah untuk bersinergi melanjutkan pengabdian dalam membina dan memajukan Gerakan Pramuka di Jakarta," tuturnya.

Menurut Rano, Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan Jakarta menuju kota global yang inklusif dan berdaya saing. Pembentukan sumber daya manusia yang berkarakter, berintegritas, peduli terhadap sesama, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan menjadi modal penting untuk mewujudkan visi tersebut.

"Gerakan Pramuka berperan strategis dalam membentuk talenta yang terampil, berkarakter kepemimpinan, disiplin, memiliki kepedulian sosial, dan menjunjung semangat gotong royong," urainya.

Untuk memperkuat peran tersebut, Rano menetapkan empat agenda prioritas kepengurusan Kwarda Gerakan Pramuka DKI Jakarta periode 2024–2029. Agenda pertama adalah memperkuat peran Pramuka sebagai mitra pembangunan melalui program Pramuka Peduli, termasuk mendukung gerakan memilah sampah dari sumber serta penghijauan kota bersama perangkat daerah terkait.

Prioritas kedua difokuskan pada penguatan pembentukan karakter generasi muda melalui program pencegahan perundungan (bullying), penyalahgunaan narkotika, dan kekerasan terhadap anak dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Sementara agenda ketiga menitikberatkan pada pelestarian budaya Betawi melalui berbagai kegiatan di sekolah, RPTRA, balai warga, ruang publik, hingga festival budaya.

Agenda keempat adalah meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana dengan memperkuat kapasitas anggota Pramuka dan Satuan Karya (Saka). Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan anggota Pramuka yang siap bergerak cepat membantu masyarakat ketika terjadi kondisi darurat.

Selain itu, Rano menegaskan pendidikan kepramukaan, termasuk melalui program Urban Scouting, harus mampu membentuk generasi muda Jakarta yang berkarakter Pancasila, berjiwa kebangsaan, dan memiliki keterampilan hidup. Menurutnya, pembinaan yang adaptif akan membuat Gerakan Pramuka tetap relevan di tengah perkembangan zaman.

Ia juga mengajak seluruh jajaran Kwarda, enam Kwartir Cabang, serta 44 Kwartir Ranting di Jakarta membangun organisasi yang semakin profesional, adaptif, dan kolaboratif melalui pemanfaatan teknologi digital, peningkatan kapasitas pembina, serta penguatan sinergi lintas sektor.

"Jakarta memiliki karakteristik sebagai daerah khusus. Karena itu, kita akan memperkuat pelaksanaan program kepramukaan dengan berbagai inovasi yang sesuai dengan kebutuhan Jakarta agar Gerakan Pramuka semakin relevan dan mampu mendukung terwujudnya Jakarta sebagai kota global yang berdaya saing serta tetap berbudaya," pungkasnya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.