Algusral dan Dafi yang Hilang Akibat Banjir Bandang di Solok Belum Ditemukan

Selasa, 22 Sep 2026, 15:32 WIB

SOLOK -- Kantor Pertolongan dan Pencarian (SAR) Padang, Sumatera Barat (Sumbar) mengerahkan kekuatan untuk mencari dua warga Solok yang hilang setelah banjir bandang melanda pada Senin (21/9) malam.

"Akibat kejadian ini dua warga dilaporkan hilang, saat ini pencarian korban masih terus dilakukan," kata Kepala Kantor SAR Padang Abdul Malik di Padang, Selasa.

Ket. Foto: Tim SAR melakukan pencarian korban pada Selasa (22/9). — Sumber: ANTARA/HO-SAR Padang

Ia mengatakan dua korban yang dilaporkan hilang itu diketahui berjenis kelamin laki-laki atas nama Algusral (59) dan Dafi (20).

Kantor SAR Padang telah menurunkan personelnya ke Solok sejak Senin malam untuk melakukan pencarian dan pertolongan, ditambah Unit Siaga SAR Kabupaten Tanah Datar yang tiba di lokasi pada Selasa dini hari.

Berdasarkan data sementara yang diperoleh SAR Padang diketahui bahwa banjir bandang yang menerjang Solok pada Senin malam telah menimbulkan sejumlah korban dan dampak.

Korban yang mengalami luka-luka akibat bencana itu tercatat empat orang dan kini sedang menjalani perawatan di rumah sakit, 32 orang dievakuasi sebelumnya.

Banjir bandang juga memutus akses Kota Padang dengan Kabupaten Solok.

Bupati Solok Jon Firman Pandu pada tempat terpisah menerangkan sejumlah kantor pemerintahan dan rumah warga di sekitar Kompleks Perkantoran Bupati Solok, Arosuka terdampak oleh bencana.

Sejumlah kantor yang terdampak antara lain Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Kesehatan, Badan Keuangan Daerah (BKD), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN), Bapelitbang, hingga kawasan DPRD Kabupaten Solok.

Ia mengatakan kondisi kantor Dinas PUPR, kesehatan, BKD, DPMN, Bapelitbang termasuk DPRD terdampak cukup parah bila dibandingkan dengan instansi lainnya.

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.