Jangan Remehkan Naik Tangga! Kebiasaan Sederhana Ini Bisa Bantu Panjang Umur
Selasa, 22 Sep 2026, 15:28 WIBJAKARTA - Kebiasaan sederhana seperti memilih tangga dibandingkan lift atau eskalator ternyata dapat membantu meningkatkan aktivitas fisik sekaligus mendukung kesehatan jantung, kekuatan otot, keseimbangan, dan umur panjang.
Dokter olahraga dari Houston Methodist Clear Lake Hospital, Haris Vakil, mengatakan naik tangga merupakan salah satu cara mudah untuk menambah aktivitas fisik dalam rutinitas sehari-hari tanpa membutuhkan peralatan khusus.
Mengutip laman Health pada Selasa, sebuah studi pada 2021 menemukan bahwa orang yang menaiki lima lantai tangga setiap hari memiliki risiko kematian dari berbagai penyebab sekitar 7 hingga 9 persen lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak menaiki tangga.
Vakil menjelaskan naik tangga termasuk aktivitas fisik singkat yang dilakukan beberapa kali dalam sehari. Aktivitas tersebut dapat melatih jantung, paru-paru, otot, tulang, sekaligus keseimbangan tubuh.
Selain meningkatkan kebugaran jantung, naik tangga dapat memperkuat otot paha, bokong, betis, paha belakang, dan otot inti. Gerakan tersebut juga melatih keseimbangan karena setiap langkah membutuhkan kestabilan tubuh.
Dokter bedah ortopedi olahraga dari NYU Langone, Guillem Gonzalez-Lomas, mengatakan manfaat aktivitas fisik tidak hanya diperoleh dari olahraga yang dilakukan dalam waktu khusus.
Menurut dia, tubuh tetap membutuhkan gerakan sepanjang hari. Karena itu, memilih tangga ketika berada di kantor, pusat perbelanjaan, atau tempat lain dapat menjadi salah satu cara sederhana untuk mengurangi waktu duduk.
Bagi yang belum terbiasa, Vakil menyarankan untuk memulai dari satu atau dua lantai dan meningkatkan jumlahnya secara bertahap sesuai kemampuan tubuh.
Orang yang sudah rutin berolahraga dapat mencoba menggunakan tangga beberapa kali dalam sehari daripada melakukan aktivitas tersebut dalam satu sesi panjang.
Konsistensi juga lebih penting daripada memaksakan intensitas. Vakil menyarankan agar peningkatan aktivitas dilakukan secara bertahap, terutama bagi orang yang mengalami nyeri lutut, masalah keseimbangan, atau memiliki kondisi kesehatan tertentu.
Rasa terengah-engah setelah menaiki beberapa lantai tidak selalu menunjukkan masalah. Namun, jika kemampuan menaiki tangga tiba-tiba menurun atau disertai nyeri dada, pusing, atau sesak napas yang tidak biasa, kondisi tersebut perlu diperiksakan.
Gonzalez-Lomas menekankan bahwa naik tangga hanya salah satu bagian dari kebiasaan yang dapat mendukung umur panjang. Tetap aktif sepanjang hari juga penting karena olahraga dalam satu sesi tidak sepenuhnya mengimbangi terlalu lama duduk.
- Naik Tangga
- Jalan Kaki
- Panjang Umur
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
-
Hampir 100 Ribu Warga Jepang Hidup Lebih dari 1 Abad, Rahasia Panjang Umurnya Gampang Ditiru!
-
Dukung MYMT2026, Sunway Medical Centre Velocity Gencar Promosikan Wisata Kesehatan
-
Wali Kota Eri Minta Inspektorat Cek Setoran Parkir, Jukir hingga Pejabat Dishub Surabaya Terancam Diganti
-
Lagi Tren di TikTok! Olahraga "Japanese Walking" Ini Patut Dicoba, Simak Penjelasan Para Ahli
-
Lebih Dahsyat dari Jalan Kaki! Ini 5 Gerakan Pagi yang Bikin Langsing Kilat dan Bugar Maksimal
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.