Mahasiswa Unila Kembangkan Drone Berdesain Kumbang untuk Deteksi Penyakit Tanaman Kopi

Jumat, 24 Jul 2026, 16:45 WIB

BANDARLAMPUNG - Lima mahasiswa lintas disiplin Universitas Lampung (Unila) mengembangkan pesawat nirawak (drone) biomimetik berdesain kumbang berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) sebagai solusi deteksi dini penyakit tanaman kopi.

"Drone yang sedang kami kembangkan ini mampu bekerja secara real time, presisi, dan menjangkau area perkebunan yang sulit diakses drone konvensional," kata Tim Mahasiswa Unila Pengembang Drone Biomimetik Rafidto Farras Achdiar Azizul Haqqi, dikonfirmasi di Bandarlampung, Jumat (24/7).

Ket. Foto: Tim Mahasiswa Unila Pengembang Drone Biomimetik Rafidto Farras Achdiar Azizul Haqqi, dikonfirmasi di Bandarlampung, Jumat (24/7). — Sumber: antara foto

Ia menjelaskan bahwa inovasi tersebut lahir melalui Program Kreativitas Mahasiswa Karya Inovatif (PKM-KI) Unila 2026 dengan judul "Inovasi Pesawat Nirawak Agen Cerdas Berdesain Kumbang sebagai Solusi Peningkatan Produktivitas Kopi bagi Petani Rakyat dan Industri Berkelanjutan di Indonesia".

"Inovasi yang kami buat ini berhasil memperoleh pendanaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) untuk terus dikembangkan untuk kepentingan petani," kata dia.

Ia menjelaskan berbeda dengan drone komersial pada umumnya, pesawat nirawak tersebut mengadopsi desain biomimetik menyerupai kumbang sehingga mampu bermanuver di bawah kanopi tanaman kopi yang rapat.

"Desain itu memungkinkan proses pemantauan dilakukan pada area sempit dan rendah yang selama ini sulit dijangkau drone berukuran besar," kata dia.

Ia mengatakan drone tersebut memanfaatkan algoritma AI yang dipadukan dengan kamera untuk mendeteksi gejala penyakit tanaman.

"Hasil identifikasi kemudian dikirimkan melalui sistem Internet of Things (IoT) ke dashboard pemantauan dalam bentuk peta lokasi serangan hama dan penyakit secara presisi," kata dia.

Rafidto Farras Achdiar Azizul Haqqi, mengatakan inovasi itu dirancang untuk memangkas waktu inspeksi kesehatan tanaman yang selama ini dilakukan secara manual oleh petani.

"Dampak paling signifikan yang langsung dirasakan petani adalah efisiensi waktu. Jika sebelumnya mereka harus berjalan kaki berhari-hari untuk memeriksa kondisi tanaman satu per satu di kawasan perbukitan, kini proses inspeksi dapat diselesaikan hanya sekitar 15 menit penerbangan drone," katanya.

Ia mengatakan bahwa timnya juga akan membandingkan kondisi sebelum dan sesudah penggunaan drone untuk mengukur efektivitas teknologi tersebut terhadap percepatan deteksi penyakit, efisiensi penggunaan pestisida, serta peningkatan produktivitas kebun kopi.

  • Mahasiswa Unila
  • Kembangkan Drone
  • Deteksi Penyakit Tanaman Kopi

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

Evaluasi Data Desil Penerima KIP, Anggota DPR Desak Pembentukan Timsus

Hemat APBN Triliunan Rupiah! Pemerintah Kebut Mega Proyek Listrik Surya 100 GWp

Bebas dari Cap Teroris AS, Suriah Bersiap Sambut Era Investasi Baru

AS Langsung Sosor Lima Sektor Utama Iran Lewat Sanksi Terberat

BPBD Tanah Bumbu Kerahkan Tim Darat Cek 3 Titik Panas Karhutla

Suara Rakyat Kanada Bulat: Ogah Lanjutkan Perundingan Ekonomi dengan AS

Imigrasi Maluku Gandeng Polres Kepulauan Aru Perketat Pengawasan WNA dan Cegah TPPO

Mau Kerja di AS? Siap-siap Biaya Visa Kerja Naik Jadi Rp1,82 Miliar

Pelatih Nil Maizar Beberkan 4 Modal Semen Padang Targetkan Juara Liga 2 2026/2027

Eufemisme, Menghaluskan Kata Tak Ubah Kenyataan, Batas Halus Sebuah Kebenaran

Langkah Nyata Singapura Dukung Keluarga, Bayi Baru Lahir Akan Dapat Bantuan 70.000 Dollar

Dharma Pertiwi Peduli, Bantuan untuk Korban Gempa NTT Disalurkan.

Jepang Dikepung Suhu Ekstrem, Terik Matahari Bakal Sengat Tokyo hingga Okinawa

Tabuh Genderang Perang Dagang, Iran Siap Pasang Badan Hadapi Gempuran Ekonomi AS

Program Berani Berdering, Bebaskan 150 Desa di Sulteng dari "Blank Spot" Internet Bantu Pelaku UMKM Perluas Pasar "e-commerce"

Upaya Lepas dari Jerat Opium, Afghanistan Bangun Fasilitas Rehabilitasi Narkoba

Lindungi Warganya di Luar Negeri, Vietnam Perketat Aturan Pekerja Migran

Ruben Onsu Akan Diperiksa Polres Metro Jaksel pada Jumat 28 Agustus

BNPB Catat Jumlah Korban Jiwa Gempa NTT Jadi 103 Orang

Resmi! Persib Bandung Luncurkan Jersey Baru Musim 2026/2027

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.