Pasca-Bencana Alam, KKP Dukung Pengembangan Sektor Perikanan di Aceh Besar
Rabu, 08 Jul 2026, 14:50 WIBJAKARTA â Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyiapkan dukungan regulasi pemanfaatan ruang laut untuk penguatan sektor perikanan di Kabupaten Aceh Besar pasca-bencana banjir bandang dan longsor akhir tahun lalu. Sebelumnya, KKP dan Pemprov Aceh telah sepakat bersinergi mempercepat penyelesaian sejumlah masalah di ruang laut Aceh yang timbul akibat bencana alam tersebut.
Direktur Pemanfaatan Ruang Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (PRP3K) Permana Yudiarso menjelaskan dukungan regulasi yang dimaksud diantaranya untuk pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Aceh Besar, penanganan sedimentasi, serta program pendanaan dan pengembangan kawasan untuk menanggulangi sejumlah kendala perikanan, seperti pendangkalan alur pelayaran yang menghambat aktivitas nelayan. Saat ini kapal hanya dapat keluar-masuk pada saat pasang sehingga mengganggu produktivitas penangkapan ikan.
âKabupaten Aceh Besar punya potensi strategis sebagai pusat pengembangan ekonomi berbasis perikanan, sehingga untuk percepatan pembangunan pasca bencana, salah satu prioritas KKP adalah penguatan regulasi pemanfaatan ruang laut dan kawasan pesisirnya,â jelas Permana dalam siaran resmi di Jakarta, Rabu (8/7).
Permana menyampaikan untuk legalitas pemanfaatan ruang laut, pihaknya akan mendukung percepatan proses perizinan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (KKPRL). Â
âKKP juga berkolaborasi dengan mitra terkait mendukung pengembangan kawasan yang mencakup penataan ruang pesisir, pemberdayaan masyarakat, peningkatan investasi sektor kelautan, dan penguatan tata kelola kawasan pesisir,â ujarnya.
Bupati Aceh Besar Muharram Idris berharap dukungan KKP untuk pengembangan sektor perikanan di wilayahnya pascabencana banjir dan longsor, dapat segera direalisasikan.Â
"Harapan kami, program-program tersebut dapat segera direalisasikan sehingga mampu meningkatkan akses nelayan, memperlancar aktivitas penangkapan ikan serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir di Aceh Besar," pungkasnya.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
Kebakaran Hutan Melanda Spokane, AS, Ratusan Bangunan Hancur Dilalap Api
-
Selama Agustus, Sudah Tiga Orang Meninggal dalam Rangkaian Karnaval Sound Horeg di Jatim
-
Pemerintah Kota Ambon Sebut Pembangunan KDKMP Jangkau Seluruh Kelurahan
-
Pemkab Bekasi Perbanyak PJU untuk Kenyamanan Warga
-
John Herdman Punya Misi Khusus, Ingin Putus Rekor Buruk Indonesia Lawan Thailand
-
KKP Pastikan Enam Program Prioritas Nasional Berdampak bagi Masyarakat
-
Tim Eropa Kembali Juara Laver Cup
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.