Gempa M5,8 Guncang Ternate akibat Aktivitas Subduksi
Jumat, 24 Jul 2026, 07:45 WIBMANADO - Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto mengungkapkan gempa tektonik M5,8 yang mengguncang Ternate, Maluku Utara pada Jumat (24/7) pagi yang dipicu aktivitas subduksi.
"Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi," kata Wijayanto dalam laporan yang dibagikan dalam grup percakapan BMKG dan Stakeholders di Manado, Jumat.
Dari hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault). Â
Berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan (shakemap), gempa bumi tersebut dirasakan dengan skala intensitas V MMI (getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap pada pabrik rusak, kerusakan ringan) di Pulau Batang Dua, Kota Ternate.
Sementara IV MMI (pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik, dan dinding berbunyi) di Kayoa, Halmahera Selatan, Kota Ternate, dan Kota Tondano.
Gempa III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu) di Pulau Ternate, Kota Ternate, Kota Tidore, Kota Jailolo, Kota Bitung. Â
Hingga pukul 06.25.00 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).Â
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya serta menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi. Â
Dia berharap memastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi.
Tanggal 24 Juli 2026, pukul 05.58.34 WIB wilayah Ternate, Maluku Utara diguncang gempa bumi tektonik.Â
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5.7 pada kedalaman 27 kilometer.
Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 0.75° LU ; 126,33° BT atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 115 kilometer barat daya Ternate, Maluku Utara.
Sementara dari hasil pemodelan tsunami, gempa bumi tersebut tidak berpotensi tsunami.Â
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Percepat Transisi Energi, EESA Summit 2026 Jadi Jembatan Kolaborasi RI-Tiongkok
-
Jadwal Event Jakarta April 2026: Lokasi Deep and Extreme Indonesia (DXI) dan Pameran IWA
-
Menkeu Purbaya Sebut Anggaran Pengadaan Alutsista Tak Ganggu Struktur APBN
-
Intip Uniknya Inovasi Imigrasi Banda Aceh: Buka Lapak Dokumen Luar Negeri Lewat Gaya Santai
-
Favorit Juara, Timnas Prancis Masih Mencari Bentuk Ideal
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.