Lantik Pejabat Baru, LPS Perkuat Organisasi melalui Sistem Meritokrasi yang Independen

Rabu, 22 Jul 2026, 20:11 WIB

JAKARTA- Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Anggito Abimanyu, pada Selasa (21/7) melantik sejumlah pejabat baru di lingkungan kelembagaan itu. Hal itu sebagai bagian dari upaya memperkuat organisasi guna mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi LPS melalui penerapan sistem meritokrasi yang independen.

Dalam kesempatan itu pimpinan LPS melantik tiga pejabat Direktur Eksekutif setingkat eselon I, dua diantaranya pejabat yang memperoleh promosi jabatan, yaitu Hafidz Ashady sebagai Direktur Eksekutif Keuangan dan Investasi LPS serta R. Rizka S. Kurniawan sebagai Direktur Eksekutif Perencanaan Strategis, Penganggaran, dan Riset LPS. Sementara itu, satu pejabat menjalani mutasi jabatan, yakni Ridwan Nasution sebagai Direktur Eksekutif Surveilans, Pemeriksaan, dan Pengaturan Bank LPS.

Ket. Foto: Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Anggito Abimanyu (kanan) menandatangani pelantikan pejabat di lingkungan kerja LPS pada, Selasa (21/7). — Sumber: LPS

Selain itu, LPS juga melantik lima pejabat Direktur Group setingkat eselon II. Dua di antaranya merupakan mutasi jabatan, yaitu Tri Wahyuni sebagai Kepala Satuan Kerja Audit Internal LPS dan Sofyan Baehaqie sebagai Direktur Group Resolusi dan Hubungan Investor Bank LPS. 

Adapun tiga pejabat lainnya memperoleh promosi jabatan, yaitu Johan Krisnamurti sebagai Direktur Group Penanganan Klaim Bank, Heady Anggoro Mukti sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Group Pengaturan Penjaminan dan Resolusi Bank, serta Arsandi Akhmad sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Group Pengembangan dan Operasional Teknologi Informasi.

Turut hadir dalam pelantikan tersebut seluruh anggota Dewan Komisioner LPS, termasuk Wakil Ketua Dewan Komisioner LPS yang membidangi sumber daya manusia, hukum, keuangan, serta pembidangan internal lainnya, Farid Azhar Nasution.

Insan Terbaik

Usai pelantikan, Farid Azhar Nasution mengatakan bahwa promosi dan mutasi jabatan merupakan bagian penting dari pengembangan organisasi sekaligus bentuk apresiasi atas kinerja pegawai.

“Kami meyakini bahwa organisasi yang kuat dibangun oleh insan-insan terbaik yang diberikan kesempatan untuk terus berkembang. Karena itu, setiap promosi dan mutasi di LPS dilaksanakan berdasarkan prinsip meritokrasi sebagai bentuk penghargaan atas kompetensi, integritas, dan kinerja, sebagai upaya menyiapkan pemimpin-pemimpin LPS di masa depan,” kata Farid.

Melalui promosi dan mutasi yang dilaksanakan berdasarkan sistem meritokrasi yang independen, LPS berharap dapat terus memperkuat kapasitas organisasi, mendorong pengembangan talenta internal, serta memastikan tersedianya kepemimpinan yang profesional, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan organisasi di masa mendatang.

Redaktur: Vitto Budi

Penulis: Vitto Budi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.