Kantor Gubernur Kalsel DIkepung Kebakaran Hutan, BPBD Berjibaku Padamkan

Rabu, 22 Jul 2026, 16:25 WIB

BANJARMASIN -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) bergerak cepat untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di daerah perkantoran Gubernur dan kawasan Cempaka, Kota Banjarbaru.

Komandan Regu I BPBD Provinsi Kalsel sekaligus Koordinator Pusdalops BPBD Kalsel Rizki mengatakan laporan awal diterima dari tim patroli sekitar pukul 16.40 Wita yang mendeteksi munculnya titik api di kawasan Cempaka.

Ket. Foto: BPBD Kalsel gerak cepat padamkan Karhutla sekitar perkantoran Gubernur dan permukiman. — Sumber: ANTARA/HO-Medcen Kalsel

“Pada pukul 16.40 Wita kami menerima laporan dari tim patroli mengenai adanya titik api di kawasan Cempaka. Sesuai arahan pos komando, kami langsung menerjunkan satu unit mobil tangki, karena lokasi kebakaran berada di dekat kawasan perkantoran,” ujarnya di Banjarbaru, Rabu.

Ia mengatakan kebakaran yang berada di dekat kawasan perkantoran Pemprov Kalsel dan pemukiman warga itu berhasil dikendalikan setelah tim gabungan diterjunkan ke lokasi.

Ia menjelaskan respons cepat dilakukan mengingat lokasi kebakaran berdekatan dengan kompleks perkantoran Pemprov Kalsel serta permukiman masyarakat, sehingga diperlukan penanganan segera agar api tidak meluas.

“Karena lokasinya berdekatan dengan kawasan perkantoran dan permukiman warga, pos komando langsung mengerahkan personel dan peralatan untuk melakukan pemadaman,” katanya.

Dalam operasi tersebut, BPBD Provinsi Kalsel bersama Manggala Agni mengerahkan satu unit mobil tangki, tiga unit sepeda motor trail, serta sembilan personel gabungan yang terdiri atas lima personel BPBD Provinsi Kalsel dan empat personel Manggala Agni.

Selain itu, petugas menggunakan tiga unit jet shooter, dua kepiok, dan satu unit mobil tangki sebagai penyuplai air. Pemadaman dilakukan secara manual karena keterbatasan sumber air di sekitar lokasi kejadian.

“Pemadaman kami lakukan secara manual, karena titik air cukup terbatas. Peralatan yang digunakan berupa tiga jet shooter, dua kepiok, satu unit mobil tangki, serta dukungan tiga unit motor trail untuk menjangkau lokasi,” katanya.

Ia menambahkan lahan yang terbakar merupakan lahan mineral dengan vegetasi yang didominasi pohon akasia. Berkat penanganan cepat, api berhasil dikendalikan sebelum meluas ke kawasan yang lebih berisiko.

“Perkiraan luas lahan yang berhasil dipadamkan sekitar 0,5 hektare. Saat ini status api sudah dapat kami kendalikan, sehingga tidak lagi mengancam kawasan perkantoran maupun pemukiman warga,” ujarnya.

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.