KKP Survei 4 Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di Batam, Pembangunan Makin Dekat.
Selasa, 21 Jul 2026, 11:47 WIBDinas Perikanan (Diskan) Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), menyebutkan empat dari enam lokasi usulan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahun 2026 telah menjalani survei topografi oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Kepala Dinas Perikanan Kota Batam Yudi Admajianto mengatakan pembahasan mengenai usulan KNMP 2026 menjadi salah satu agenda dalam pertemuan Gubernur Kepulauan Riau dengan para kepala daerah se-Kepri dengan Menteri Kelautan dan Perikanan.
"Tim dari Pemprov Kepri bersama kabupaten/kota bertemu dengan Menteri Kelautan dan Perikanan pada Jumat (17/7) untuk membahas usulan KNMP tahun ini dan rencana pengadaan aset lainnya," katanya saat dihubungi di Batam, Selasa.
Ia menjelaskan Batam mengusulkan enam lokasi pembangunan KNMP pada 2026, yakni di Ngenang Kecamatan Nongsa, Kampung Bagan Kecamatan Sungai Beduk, Karas Kecamatan Galang, Temoyong Kecamatan Bulang, Bulang Kecamatan Bulang, serta Pulau Terung Kecamatan Belakang Padang.
Dari enam lokasi tersebut, empat telah menjalani survei topografi oleh tim KKP bersama Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kepulauan Riau. Ia mengatakan survei topografi penting untuk dilaksanakan sebagai tahapan awal penentuan lokasi pembangunan.
"Empat lokasi sudah di survei topografi, sementara dua lokasi lainnya masih menunggu jadwal dari KKP dan DKP Provinsi," ujarnya.
Yudi menyebut dua lokasi yang masih menunggu survei yakni KNMP Ngenang di Kecamatan Nongsa dan Kampung Bagan di Kecamatan Sungai Beduk.
Sementara itu, untuk pembangunan KNMP tahun 2025, ia mengatakan tiga lokasi di Batam telah rampung dibangun, yakni di Pulau Kasu, Sekanak Raya dan Tanjung Banun.
Meski demikian, ketiga fasilitas tersebut masih menunggu proses penyerahan aset dari KKP kepada pemerintah daerah.
"Saat ini masih dalam proses draft penyerahan aset. Untuk jadwal penyerahannya kami masih menunggu dari KKP," katanya.
Namun Yudi mengatakan bahwa fasilitas KNMP telah mulai dimanfaatkan oleh koperasi nelayan, meski belum beroperasi secara penuh.
"Yang sudah berjalan baru sentra kuliner, pelantar, musala, dan kantor. Sedangkan pabrik es serta cold storage belum beroperasi karena asetnya masih dipinjam-pakaikan dari KKP," ujar Yudi.
Menurut dia, setelah proses penyerahan aset selesai, seluruh fasilitas di KNMP diharapkan dapat beroperasi optimal untuk meningkatkan produktivitas masyarakat pesisir.
- Kampung Nelayan Merah Putih
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Yebdi Trismar
Berita Terkait:
-
Wali Kota: Bandung Siap Jadi Kota Pelopor Implementasi “AI” untuk Pelayanan Publik
-
Kampung Nelayan Merah Putih di Konawe
-
Presiden Prabowo Subianto Sampaikan Hormat untuk Nelayan: Berjuang di Laut Demi Keluarga.
-
Myanmar Merasa Dikucilkan oleh Asean
-
Kampung Nelayan Merah Putih Jadi Model Kemandirian Pesisir
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.