• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Tips Menabung Emas untuk P...

Tips Menabung Emas untuk Pendidikan Anak

Senin, 20 Jul 2026, 07:22 WIB

Pertanyaan:

Bu Rossa, tahun ini anak saya yang pertama mulai masuk SD. Saya mulai memikirkan rencana pendidikannya hingga ke perguruan tinggi. Dulu saya hampir tidak bisa kuliah karena kesulitan biaya dan saya tidak ingin ini terjadi pada anak saya. Keluarga dan teman-teman menyarankan saya untuk mulai berinvestasi emas sebagai tabungan pendidikan. Mohon tips-tipsnya Bu bagaimana cara menabung emas agar kontinu.

Ket. Foto: Ilustrasi Bu Rossa — Sumber: Dok Koran Jakarta

Jawaban:

Menabung emas untuk pendidikan anak adalah langkah yang sangat cerdas. Emas dikenal sebagai aset safe haven yang tahan terhadap inflasi, sehingga nilai uang Anda tidak akan tergerus zaman saat anak masuk perguruan tinggi nanti.

​Berikut adalah beberapa tips praktis dan strategis untuk memulai investasi emas demi masa depan si kecil:

​Tentukan Target dan Jangka Waktu (Time Horizon)

​Emas adalah instrumen investasi jangka panjang (minimal 5 hingga 10 tahun). Jika anak Anda saat ini masih balita, emas adalah pilihan yang sangat tepat untuk biaya kuliahnya nanti.

​Langkah: Hitung perkiraan biaya pendidikan di masa depan, lalu konversikan ke dalam gram emas berdasarkan harga saat ini sebagai acuan dasar.

​Pilih Jenis Emas yang Tepat

​Untuk tujuan pendidikan, Anda punya dua pilihan ­utama:

​Emas Fisik (Logam Mulia): Pilihlah batangan (seperti ANTAM atau Lotus Archi) daripada perhiasan. Emas batangan tidak dikenakan biaya pembuatan yang tinggi dan nilai buyback (jual kembali)-nya lebih murni mengikuti harga pasar.

​Emas Digital (Tabungan Emas): Sangat cocok jika modal awal Anda terbatas. Anda bisa mencicil mulai dari Rp10.000 atau 0,001 gram melalui aplikasi resmi yang diawasi OJK/Bappebti. Jika sudah terkumpul banyak, emas digital ini bisa dicetak menjadi emas fisik.

​Terapkan Metode DCA (Dollar-Cost Averaging)

​Jangan menunggu punya uang banyak atau menunggu harga emas turun drastis.

​Strateginya: Belilah emas secara konsisten setiap bulan (misalnya 1 gram per bulan atau Rp500.000 per bulan) segera setelah Anda menerima gaji. Dengan metode ini, Anda mendapatkan harga rata-rata yang bagus dalam jangka panjang tanpa perlu pusing memantau grafik harga setiap hari.

​Sediakan Tempat Penyimpanan yang Aman

​Jika Anda memilih investasi emas fisik, pastikan faktor keamanannya:

​Di Rumah: Gunakan brankas kecil yang kokoh dan sembunyikan di tempat yang tidak mencolok.

​SDB (Safe Deposit Box): Jika jumlahnya sudah sangat banyak, sewalah SDB di bank tepercaya.

​Tips: Jika menggunakan emas digital, pastikan Anda mengaktifkan fitur keamanan ganda (2FA) pada aplikasi Anda.

​Jangan Dicampur dengan Dana Darurat

​Ingat, ini adalah Dana Pendidikan Anak. Pastikan pos ini terpisah dari dana darurat rumah tangga atau tabungan liburan. Jangan pernah mencairkan emas ini kecuali untuk keperluan mendesak terkait sekolah anak.

​Rencanakan Waktu Pencairan (Exit Strategy)

​Jangan mencairkan emas tepat di hari H anak masuk sekolah.

​Strateginya: Mulailah memantau harga emas dan mencairkannya secara bertahap 6 bulan hingga 1 tahun sebelum dana tersebut benar-benar digunakan. Ini menghindari risiko terpaksa menjual emas saat harganya kebetulan sedang turun.

Selamat menabung emas. Semoga lancar dan berkah untuk semua. hay

  • SURAT BU ROSSA

Redaktur: Haryo Brono

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.