Tips Antisipasi Bencana

Senin, 07 Sep 2026, 07:12 WIB

Pertanyaan:

Bu Rossa, akhir-akhir ini banyak terjadi bencana di Tanah Air. Banjir, gempa bumi, tanah longsor dan kebakaran hutan dimana-mana.

Ket. Foto: Ilustrasi Bu Rossa — Sumber: Dok Koran Jakarta

Saya ingin menyiapkan keluarga untuk mengantisipasi terjadinya bencana yang tiba-tiba karena kami tinggal tidak jauh dari laut dan ada gunung berapi yang masih aktif di daerah kami. Mohon share tips-tips nya Bu, apa saja yang perlu disiapkan untuk antisipasi bencana alam. Terima kasih Bu Rossa.

Jawaban:

Langkah antisipasi bencana alam dibagi menjadi tiga tahapan utama: Pra-Bencana (Kesiapsiagaan), Saat Bencana, dan Pasca-Bencana.

Kesiapsiagaan Sebelum Bencana (Pra-Bencana)

Tas Siaga Bencana (TSB): Siapkan tas ransel tahan air berisi air minum, makanan instan, Kotak P3K & obat pribadi, senter, baterai cadangan, peluit, powerbank, dan pakaian ganti untuk 3 hari.

Dokumen Penting: Simpan surat-surat berharga (KK, ijazah, akta lahir, sertifikat) dalam kantong plastik kedap air, serta buat salinan digitalnya.

Pahami Rute Evakusi: Tentukan titik kumpul keluarga dan kenali rute jalur evakuasi di lingkungan rumah serta tempat kerja.

Simpan Kontak Darurat: Catat nomor penting seperti Ambulans (118/119), Polisi (110), Damkar (113), SAR (115), atau BPBD/Posko Bencana (112/129).

Panduan Tindakan Menurut Jenis Bencana (lihat tabel)

Jenis Bencana

Langkah Antisipasi dan Tindakan Darurat

Gempa Bumi

Saat Kejadian: Drop, Cover, Hold On (Merunduk, berlindung di bawah meja kuat, dan berpegangan). Jauhi kaca, tiang, dan bangunan tinggi. Gunakan tangga darurat, hindari lift.

Banjir

Matikan aliran listrik dari sakelar utama,

pindahkan barang elektronik ke tempat tinggi, dan segera mengungsi jika air mulai naik melewati batas aman.

Tsunami

Jika berada di pantai dan merasakan gempa kuat

atau melihat air laut surut tiba-tiba,

segera lari ke tempat tinggi tanpa menunggu peringatan resmi.

Tanah Longsor

Waspadai retakan di tanah/dinding atau air keruh keluar dari lereng saat hujan lebat. Segera evakuasi diri menjauhi jalur lereng/tebing.

Pasca-Bencana

Hindari Area Berbahaya: Jangan mendekati bangunan retak, tiang listrik roboh, atau pohon tumbang.

Cek Kondisi Kesehatan: Periksa cedera pada diri sendiri dan keluarga sebelum membantu orang lain.

Pantau Informasi Resmi: Hanya percayai pembaruan dari lembaga resmi seperti BMKG, BNPB, atau BPBD untuk menghindari disinformasi.

Tas Siaga Bencana (TSB) adalah tas darurat yang disiapkan jauh-jauh hari dan diletakkan di tempat yang mudah Reach/dijangkau untuk dibawa saat evakuasi cepat (minimal bertahan 3x24 jam). Barang yang wajib dimasukkan:

Dokumen dan Uang: Fotokopi KK, KTP, SIM, ijazah, sertifikat penting (simpan dalam plastik kedap air), dan uang tunai secukupnya.

Pakaian dan Perlindungan: 3 stel pakaian (kaos, celana panjang, pakaian dalam), jas hujan ringan, selimut/mylar blanket, dan handuk kecil.

Makanan dan Minuman: Air minum kemasan (minimal 3 liter) dan makanan siap makan tahan lama (biskuit, cokelat, makanan kaleng).

P3K dan Obat-obatan: Obat pribadi, kasa steril, plester, antiseptik, minyak angin, dan masker.

Alat Komunikasi dan Penerangan: Senter dan baterai cadangan, power bank, radio portabel, dan peluit (untuk memberi sinyal bantuan).

Sanitasi dan Kebersihan: Sabun, sikat & pasta gigi, tisu basah, hand sanitizer, dan pembalut.

Tips Penting

Gunakan ransel bahan waterproof (tahan air) yang kuat dan nyaman dipakai.

Cek tanggal kedaluwarsa makanan, minuman, obat, dan baterai setiap 6 bulan sekali.

Letakkan tas di dekat pintu keluar rumah atau tempat yang paling mudah dijangkau saat darurat. hay

  • SURAT BU ROSSA

Redaktur: Haryo Brono

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.