Progres 79 Persen, Trase Baru Jalan Saleh Danasasmita Bogor Dikebut
📅 Kamis, 08 Okt 2026, 00:15 WIB | Oleh: Tim PenulisKota Bogor - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Jawa Barat, memastikan pembangunan trase baru Jalan Saleh Danasasmita di Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan rampung pada akhir Oktober 2026, setelah progres pekerjaan mencapai 79 persen.
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim usai meninjau pembangunan trase baru Jalan Saleh Danasasmita di Kota Bogor, Rabu (7/10), mengatakan progres pembangunan tersebut bahkan mencatatkan deviasi positif sebesar dua persen dari rencana pekerjaan.
"Ya, hari ini tadi saya mendapatkan informasi capaian sudah di 79 persen. Alhamdulillah, mudah-mudahan sesuai dengan target di akhir bulan Oktober ini bisa selesai sepenuhnya 100 persen," kata Dedie.
Saat ini, kata dia lagi, jalur utama trase baru tersebut telah selesai dibeton. Pekerjaan tembok penahan tanah pada titik awal juga telah dilakukan bersamaan dengan pembangunan saluran air dan jalur pejalan kaki.
Sementara itu, pekerjaan yang masih berlangsung antara lain penataan lahan untuk ruang terbuka hijau (RTH) yang nantinya terhubung dengan kawasan Leuweung Batutulis.
Dedie meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor segera membongkar bangunan yang masih berdiri di ujung trase untuk kemudian ditata menjadi taman.
"Jadi ada sedikit catatan, untuk lahan bangunan yang ada di ujung, saya minta ke Dinas PUPR untuk segera dibongkar untuk nanti dijadikan sebagai taman. Jadi artinya nyambung dengan Leuweung Batutulis," ujarnya.
Menurut Dedie, penataan Leuweung Batutulis perlu memperhatikan kondisi struktur tanah karena kawasan tersebut berada di area tebing sehingga tidak seluruh jenis pohon dapat ditanam.
Pemkot Bogor akan menentukan jenis tanaman yang sesuai agar penghijauan kawasan tidak menimbulkan risiko terhadap kestabilan tanah maupun potensi bencana di kemudian hari.
Selain memastikan penyelesaian trase baru, Dedie telah berkomunikasi dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan untuk memastikan kondisi underpass di kawasan tersebut aman sebelum digunakan masyarakat.
Ia menjelaskan pembangunan underpass merupakan bagian dari proyek strategis nasional yang menjadi kewenangan Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
"Jadi saya ingin memastikan nanti pas dibuka untuk masyarakat dan menjelang porprov, kondisinya sudah aman, sudah bisa dilalui," kata Dedie.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!