Ratusan Ahli Pasang Keramik Bersaing di Sika Tiler Competition 2026
Senin, 20 Jul 2026, 19:45 WIBJAKARTA â Sika Indonesia menggelar babak kualifikasi pertama Sika Tiler Competition 2026 di Metro Center, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (19/7). Kompetisi ini menjadi ajang peningkatan kompetensi sekaligus apresiasi bagi para ahli pasang keramik di Indonesia agar mampu mengikuti perkembangan teknologi dan standar pekerjaan di industri konstruksi.
Sebanyak 60 tim atau 120 peserta dari berbagai kota di Jawa Tengah mengikuti kompetisi tersebut. Setelah Semarang, rangkaian seleksi nasional akan berlanjut di Jawa Timur dan Jabodetabek dengan total sekitar 300 peserta yang akan bersaing memperebutkan tiket menuju Grand Final di Jakarta.
Pemenang Grand Final nantinya akan mewakili Indonesia pada Global Tiler Competition 2027 di Tiongkok, yang mempertemukan para ahli pasang keramik dari berbagai negara di Asia, Eropa, Amerika, Afrika, hingga Australia.
Marketing Manager Sika Indonesia, Irene Yulientin, mengatakan kompetisi tersebut tidak hanya berfokus pada perlombaan memasang keramik, tetapi juga menjadi sarana meningkatkan profesionalisme tenaga terampil di sektor konstruksi.
"Perkembangan industri konstruksi membuat teknik pemasangan keramik maupun granit terus mengalami perubahan. Oleh karena itu, tenaga lapangan juga perlu mengikuti perkembangan metode kerja dan penggunaan material yang tepat agar hasil pemasangan lebih kuat, presisi, dan tahan lama,â uncapnya melalui siaran pers pada hari Senin (20/7).
âMelalui Sika Tiler Competition 2026, kami ingin memberikan apresiasi kepada para ahli pasang keramik sekaligus mendorong peningkatan kompetensi mereka agar mampu memenuhi standar internasional. Kami percaya kualitas pembangunan tidak hanya ditentukan oleh material yang digunakan, tetapi juga oleh keterampilan tenaga kerja yang mengerjakannya," tambah Irene.
Dinilai dari Teknik hingga Keselamatan Kerja
Pada kompetisi tahun ini, seluruh peserta menggunakan SikaCeram®-180 GA, perekat keramik yang menjadi material standar selama perlombaan.
Setiap tim yang terdiri atas dua orang ditantang menyelesaikan pemasangan keramik sesuai ketentuan yang telah ditetapkan dewan juri. Penilaian tidak hanya didasarkan pada kecepatan bekerja, tetapi juga mencakup ketepatan teknik pemasangan, tingkat presisi, kualitas hasil akhir, efisiensi waktu, serta kepatuhan terhadap standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
Melalui sistem penilaian tersebut, penyelenggara berharap kompetisi dapat menjadi tolok ukur kemampuan para tenaga terampil sekaligus mendorong penerapan praktik kerja yang lebih profesional di lapangan.
Dorong Daya Saing Tenaga Konstruksi Indonesia
Sika Indonesia menilai peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu faktor penting untuk mendukung perkembangan industri konstruksi yang semakin mengadopsi teknologi material bangunan modern.
Menurut Irene, kompetisi seperti Sika Tiler Competition diharapkan dapat melahirkan lebih banyak tenaga ahli yang mampu bersaing, baik di tingkat nasional maupun internasional.
"Kami berharap kompetisi ini mampu melahirkan lebih banyak tenaga terampil yang siap bersaing, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga di panggung internasional. Kami ingin para ahli pasang keramik Indonesia memiliki kesempatan menunjukkan kemampuan terbaiknya sekaligus membawa nama Indonesia di ajang dunia," tambahnya.
Penyelenggaraan kompetisi ini juga menunjukkan bahwa profesi ahli pasang keramik memiliki peluang untuk berkembang hingga tingkat global. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, peningkatan kompetensi, serta dukungan teknologi material yang terus berkembang, tenaga konstruksi Indonesia diharapkan semakin kompetitif dan mampu memenuhi kebutuhan industri konstruksi modern di dalam maupun luar negeri.
- Semarang
- Sika Indonesia
- Tenaga Konstruksi
- industri konstruksi
- Sika Tiler Competition 2026
- Kompetisi Pasang Keramik
- Ahli Pasang Keramik
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
J-10C Angkatan Udara Pakistan Menang Telak dari Eurofighter Qatar dalam Latihan Tempur Udara Gabungan
-
Menkeu Ungkap Kehadiran BUMN Khusus Ekspor Akan Bawa Dampak Positif di Bursa
-
OJK Warning! Keamanan Transaksi Digital Tak Bisa Lagi Dianggap Remeh
-
Gunung Semeru Kembali Erupsi Statusnya Level III (Siaga)
-
Stadion Tri Lomba Juang Dibenahi, Perkuat Semarang sebagai Destinasi Sport Tourism
-
Ebola Mengamuk: Picu Deklarasi Darurat Kesehatan Afrika
-
Shalat Idul Adha 1447 H di Lawang Sewu Semarang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.