Bukan Boeing atau Airbus, Air Cambodia Pilih Borong 20 Pesawat dari Tiongkok

Senin, 20 Jul 2026, 16:17 WIB

SHANGHAI - Maskapai nasional Kamboja, Air Cambodia, menandatangani perjanjian dengan Commercial Aircraft Corporation of China, Ltd. (COMAC) untuk membeli 20 pesawat jet regional C909, demikian disampaikan produsen pesawat Tiongkok tersebut.

Perjanjian yang ditandatangani di Shanghai tersebut menjadikan Air Cambodia sebagai maskapai nasional asing pertama yang melakukan pemesanan dalam jumlah besar untuk pesawat C909 buatan Tiongkok, kata COMAC.

Batch pertama pesawat ini dijadwalkan akan dikirim pada paruh kedua 2026 dan akan mulai beroperasi secara komersial dengan maskapai tersebut.

Kalangan pelaku industri mengatakan bahwa pesawat baru tersebut diharapkan dapat membantu Air Cambodia memperluas jaringan rutenya, meningkatkan kapasitas angkutan, serta memperkuat konektivitas antara Kamboja dan pasar-pasar regional.

Secara terpisah, COMAC dan Sekretariat Penerbangan Sipil Negara Kamboja menandatangani nota kesepahaman untuk memperdalam kerja sama di bidang keselamatan penerbangan, sertifikasi kelaikudaraan, dan pelatihan sumber daya manusia.

Pesawat C909, yang sebelumnya dikenal sebagai ARJ21, memiliki kapasitas angkut antara 78 hingga 97 penumpang dengan jangkauan terbang sejauh 2.225 hingga 3.700 kilometer. Pesawat ini dirancang untuk beroperasi di bandara-bandara dengan landasan pacu yang pendek dan sempit, serta memiliki performa yang baik dalam kondisi suhu tinggi, ketinggian tinggi, dan angin silang (crosswind).

C909 juga telah memperluas jangkauan ke luar negeri sejak mulai beroperasi di Indonesia pada April 2023. Kini, pesawat tersebut beroperasi di berbagai pasar, termasuk Laos dan Vietnam, melayani 28 kota di luar negeri, dan telah mencatatkan lebih dari 1 juta perjalanan penumpang.

Pesawat jet tersebut mencakup sekitar 70 persen dari armada jet regional domestik Tiongkok. Saat ini, Tiongkok memiliki populasi pengguna transportasi udara terbanyak di dunia.

Data dari Administrasi Penerbangan Sipil Tiongkok menunjukkan bahwa negara itu mencatatkan kenaikan sekitar 40 juta penumpang pesawat setiap tahunnya selama dua tahun terakhir, sehingga total populasi pengguna transportasi udaranya mencapai 470 juta, naik 160 juta dari 2019. Ant

Ket. Foto: — Sumber: welltop aviation

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

Berita Terbaru

Patuhi AS, UEA Kini Didesak Ikut Tekan Ekonomi Iran

Penyusutan debit air Sungai Citarum di Cihampelas

Presiden Prabowo Turun ke Lokasi Kebakaran Hutan di Kubu Raya Kalimantan Barat

13 Titik Longsor Dibuka, Distribusi Bantuan ke Pulau Palue Flores Kini Lancar

Menpar Minta SDM Indonesia Manfaatkan Peluang Kerja di Industri Pariwisata Global

19 Tahun SIMGROUP, Perkuat Transformasi Lewat Inovasi dan Aksi Sosial.

Terindikasi Judol, Pemkab Bandung Verifikasi Data 1.066 ASN

hIPlay Playground Hadir, Jadi Wadah Pengembangan IP Lokal Indonesia

Presiden Prabowo Pimpin Rapat Penanganan Kebakaran Hutan di Pontianak Kalimantan Barat

Fibreno Buka Gerai Pertama di Indonesia, Hadirkan “Color for Life” di Plaza Indonesia

Taman Robot Galaxy Dibuka di Korea Selatan, Ada Pertunjukan K-pop Bertenaga Robot AI

Kebakaran Sudah Padam, Gunung Bromo Kembali Dibuka, Kuota 2.752 Wisatawan per Hari

Warga Sarawak Tercekik Kabut Asap Kebakaran Hutan Kalimantan, Sekolah-Sekolah Ditutup

Jika Temukan Titik Api Kebakaran Hutan, Masyarakat Diminta Segera Lapor!

Darurat Kebakaran Hutan, DPR Desak Kemenkeu Cairkan Anggaran Rp290 Miliar untuk Tangani Karhutla

Daftar Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Galeri24 Rp2,710 Juta/Gram, Antam Rp2,782 juta/Gram, UBS Rp2,774 Juta/Gram

Puluhan Warga AS Keracunan Kecambah Alfalfa, Terinfeksi Salmonella dan E.Coli

Dukung Ketahanan Energi, Kemenhub Perkuat Transportasi Rendah Karbon Lewat ITS 2026

NTT Masih Diguncang Gempa, BMKG: Gempa M5,2 di Flores Pagi Ini Tidak Berpotensi Tsunami

Film Live-action Naruto Segera Digarap, Charles Melton Bakal Jadi Kakashi?

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.