- Home
-
- Luar Negeri
-
- Andy Burnham Janji Pulihka...
Andy Burnham Janji Pulihkan Harapan Rakyat
Senin, 20 Jul 2026, 02:40 WIBLONDON â Andy Burnham pada Jumat (17/7) lalu berjanji kepada rakyat Inggris untuk memulihkan harapan saat ia secara resmi menjadi pemimpin baru Partai Buruh yang berkuasa dan menjadi perdana menteri Inggris. Janji itu ia lontarkan sebelum PM Keir Starmer mundur pada Senin (20/7).
Dijuluki Raja dari Utara setelah selama sembilan tahun menjabat sebagai walikota Manchester, Burnham berjanji untuk bekerja meningkatkan standar hidup di setiap wilayah Inggris Raya.
"Masyarakat telah terlalu lama menunggu politik untuk memberi mereka harapan lagi. Kita akan mengembalikan harapan itu kepada mereka," ucap dia. "Saya berpihak pada kita, pada kita semua," imbuh Burnham yang disambut para delegasi yang bersorak.
Burnham, 56 tahun, akan menggantikan Starmer yang mengundurkan diri bulan lalu setelah berbulan-bulan dilanda gejolak politik, skandal, dan kesalahan kebijakan dalam negeri.
Partai Buruh yang berhaluan kiri tengah mempertahankan mayoritas mutlak di parlemen setelah pemilihan umum 2024. Sebagai pemimpin partai terbesar, ia menjadi Perdana Menteri Inggris tanpa harus mengadakan pemilihan umum baru.
Burnham akan berkantor di Downing Street pada Senin setelah bertemu dengan Raja Charles III, dan menjadi perdana menteri Inggris ketujuh dalam satu dekade.
Walau Burnham baru kembali sebagai anggota parlemen empat pekan lalu setelah absen selama sembilan tahun, tekadnya untuk menggantikan Starmer tak pernah surut. Anggota parlemen Partai Buruh memperkirakan dia adalah peluang terbaik mereka untuk mengekang partai antiimigran, Reform UK, pimpinan Nigel Farage, yang diunggulkan dalam jajak pendapat untuk memenangkan pemilihan umum berikutnya, yang diperkirakan akan diadakan pada tahun 2029.
"Jika kita menginginkan ekonomi dan negara yang bermanfaat bagi semua orang dan semua tempat maka dibutuhkan jalan baru yang berbeda dari jalan yang telah kita tempuh selama 40 tahun terakhir," kata dia.
Burnham adalah anggota parlemen antara tahun 2001 dan 2017, dan ia pernah menjabat sebagai menteri di pemerintahan Tony Blair dan Gordon Brown.
Sejak itu, ia telah mengubah dirinya menjadi sosok yang dekat dengan rakyat, memadukan gaya santai dan bersahaja dengan video media sosial yang apik.
Anggota parlemen Partai Buruh melihatnya sebagai komunikator yang lebih baik daripada Starmer dan berharap dia akan mengambil pendekatan yang lebih radikal untuk mereformasi layanan publik Inggris yang babak belur.
Burnham akan menghadapi tantangan yang sama sulitnya seperti yang dialami Starmer: ekonomi yang lesu, biaya pinjaman pemerintah yang tinggi, tagihan kesejahteraan yang membengkak, dan migran ilegal yang tiba dengan perahu kecil yang telah memicu dukungan untuk reformasi. AFP/I-1
- Larry the Cat
- downing street
- Andy Burnham
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
Belanda Unjuk Gigi: Gelar Latihan Militer Terbesar Sepanjang Sejarah
-
Gubernur Jawa Barat: Pajak Kendaraan Listrik Ditunda sampai Krisis Global Berakhir
-
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia
-
Kaltim Targetkan Lima Besar di PON Lewat Perbaikan Sarana Atlet
-
DPR Sentil OSS: Perizinan Jangan Pusatkan Semua di Jakarta, Butuh Sentuhan Daerah
-
Vaksin Inovatif, Kunci Indonesia Kurangi Ketergantungan Impor
-
Di Tengah Riuh Geopolitik, Pariwisata Indonesia Tunjukkan Taji
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.