Wagub Rano Sebut Nobar Final Piala Dunia 2026 Gerakkan Ekonomi Jakarta

Minggu, 19 Jul 2026, 23:35 WIB

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar Festival Rakyat Bola Gembira sekaligus nonton bersama Final Piala Dunia FIFA 2026 di Lapangan Banteng, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Minggu (19/7). Kegiatan yang terbuka untuk umum tersebut dihadiri hampir 14 ribu warga dan menjadi ruang kebersamaan sekaligus penggerak ekonomi melalui keterlibatan sekitar 200 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno hadir langsung menyaksikan pertandingan bersama masyarakat. Antusiasme warga sudah terlihat sejak siang hari, dengan kawasan Lapangan Banteng mulai dipenuhi pengunjung sejak pukul 14.00 WIB sehingga rangkaian acara disesuaikan agar arus masuk penonton tetap tertib.

Ket. Foto: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar Festival Rakyat Bola Gembira sekaligus nonton bersama Final Piala Dunia FIFA 2026 di Lapangan Banteng, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Minggu (19/7). — Sumber: Pemprov DKI Jakarta

"Kalau menurut informasi, malam ini yang datang hampir 14 ribu pengunjung. Apalagi kegiatan ini sudah berlangsung dari pagi, dari jam dua siang saja area ini katanya sudah ramai. Makanya, alur acara agak kita percepat supaya masyarakat yang di luar bisa segera masuk dan tidak terlalu berdesak-desakan," ujar Rano Karno.

Festival tidak hanya menghadirkan layar raksasa untuk menyaksikan partai final Piala Dunia, tetapi juga dimeriahkan panggung musik, hiburan keluarga, aktivitas komunitas, hingga area promosi bagi pelaku UMKM. Konsep tersebut disiapkan agar masyarakat dapat menikmati suasana pesta sepak bola dunia sekaligus memanfaatkan ruang publik sebagai tempat berkumpul bersama.

"Malam ini adalah malam terakhir kita untuk bahagia menyambut final sepak bola, yang kita hadapi dengan sukaria. Maka dari itu, acara ini dinamakan Festival Rakyat Bola Gembira. Ini menandakan bahwa rakyat Indonesia kalau soal bola sudah tidak perlu ditanyakan lagi, itu memang pilihannya," kata Rano.

Selain di Lapangan Banteng, Pemprov DKI Jakarta juga memfasilitasi kegiatan nonton bersama di hampir 30 lokasi yang tersebar di berbagai wilayah ibu kota. Di saat yang sama, ratusan kegiatan serupa turut digelar secara mandiri oleh masyarakat di lingkungan masing-masing sehingga euforia final Piala Dunia terasa di berbagai penjuru Jakarta.

Penyelenggaraan Festival Rakyat Bola Gembira merupakan hasil kolaborasi Pemprov DKI Jakarta dengan TVRI, TNI Angkatan Darat, Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta, Jakarta Experience Board, PT MRT Jakarta, serta berbagai mitra lainnya. Sinergi tersebut menjadi bukti kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadirkan ruang hiburan yang aman dan inklusif bagi masyarakat.

"Kolaborasi ini menandakan bahwa kebersamaan di Jakarta itu memang sangat luar biasa. Intinya malam ini adalah tentang kebersamaan itu," tegasnya.

Kegiatan ini juga memberikan dampak ekonomi bagi pelaku UMKM yang tergabung dalam program Jakpreneur maupun binaan Kadin DKI Jakarta. Kehadiran hampir 14 ribu pengunjung mendorong peningkatan transaksi bagi pedagang makanan, minuman, hingga produk kreatif lokal yang membuka stan selama festival berlangsung.

"Hampir 200 tenant UMKM yang ikut berpartisipasi dalam festival ini. Kita bisa lihat perputaran ekonominya dari laporan yang ada bisa mencapai angka yang luar biasa. Inilah pergerakan ekonomi yang memang nyata digerakkan oleh masyarakat itu sendiri," jelas Rano.

Menurut Rano, sepak bola menjadi sarana yang mampu menyatukan masyarakat dari berbagai latar belakang dalam suasana yang penuh kegembiraan. Ia pun mengajak seluruh warga menikmati pertandingan dengan tetap menjaga ketertiban, keamanan, kebersihan, serta saling menghormati perbedaan dukungan terhadap tim yang bertanding.

"Kami mengajak seluruh masyarakat menikmati pertandingan dengan tertib, menjaga keamanan dan kebersihan, serta menghormati perbedaan pilihan. Siapa pun tim yang didukung dan siapa pun yang menjadi juara, warga Jakarta tetap bersaudara," pungkasnya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.