Bupati Kubu Raya Serahkan Insentif untuk 1.946 Guru Ngaji dan Petugas Fardu Kifayah
Minggu, 19 Jul 2026, 01:30 WIBPontianak - Bupati Kubu Raya Sujiwo menyerahkan secara simbolis insentif triwulan II tahun 2026 kepada 1.946 penerima, yang terdiri atas guru ngaji dan petugas fardu kifayah, di ruang kerja bupati.
"Bantuan ini sebagai penghargaan kepada masyarakat yang mengabdikan diri di bidang pelayanan keagamaan dan sosial," kata Sujiwo di Sungai Raya, Sabtu (18/7).
Besaran insentif yang diberikan saat ini memang belum sepenuhnya memenuhi harapan karena masih dipengaruhi kondisi kemampuan keuangan daerah. Kendati demikian, pemerintah daerah tetap berupaya mengalokasikan anggaran agar para penerima tetap memperoleh perhatian dan dukungan.
"Ini memang belum terlalu besar karena kondisi keuangan kita seperti ini. Alhamdulillah kita masih bisa mengalokasikan anggaran. Ini triwulan kedua yang secara simbolis kami serahkan. Semoga mereka semua tetap semangat," tuturnya.
Ia menilai peran guru ngaji dan petugas fardu kifayah memiliki kontribusi penting dalam membangun kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah akan terus berupaya menjaga keberlanjutan program pemberian insentif tersebut sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka.
Khusus bagi guru ngaji, Sujiwo meminta Sekretaris Daerah bersama jajaran terkait segera melakukan validasi data penerima. Langkah itu diperlukan agar bantuan tepat sasaran, mengingat masih terdapat guru ngaji yang aktif mengajar tetapi belum masuk dalam daftar penerima, sementara sebagian lainnya sudah tidak lagi menjalankan aktivitas mengajar.
"Saya minta tolong Pak Sekda, Kabag, dan Asisten agar divalidasi. Masih ada guru ngaji yang benar-benar mengajar tetapi belum terdata, sementara ada juga yang sudah tidak aktif. Bantuan dari pemerintah ini harus diberikan kepada yang benar-benar berhak," ujarnya.
Sujiwo menyebut momentum penyerahan insentif tersebut bertepatan dengan hari Jumat dan peringatan hari jadi Kabupaten Kubu Raya sehingga diharapkan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat, khususnya para penerima manfaat.
Pada kesempatan itu, ia juga memohon doa kepada masyarakat agar dirinya bersama Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, dan seluruh aparatur sipil negara (ASN) senantiasa diberi kesehatan, kesabaran, serta kekuatan dalam menjalankan amanah memimpin Kabupaten Kubu Raya.
"Kami mohon doa agar selalu diberi kesehatan, kesabaran, dan kekuatan untuk terus mengabdi melayani masyarakat. Kami juga memohon maaf apabila kinerja pemerintah daerah masih belum maksimal. Semoga seluruh penerima bantuan tetap semangat menjalankan pengabdiannya," kata Sujiwo.
Program pemberian insentif kepada guru ngaji, petugas fardu kifayah, dan pekerja sosial keagamaan merupakan salah satu bentuk komitmen Pemkab Kubu Raya dalam memberikan penghargaan kepada masyarakat yang selama ini berperan menjaga kehidupan sosial, keagamaan, dan pelayanan kemanusiaan di tengah masyarakat.
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kabar Baik Pendidikan, Partisipasi Sekolah PAUD Tembus 88,38 Persen di 146 Daerah.
-
FPTI: Panjat Tebing Jadi Representasi Semangat dan Kebersamaan Pemuda
-
Komisi I DPR RI Tegaskan TNI Tak Akan Kebablasan di Luar Jalur, Ini Fakta OMSP dalam UU TNI Terbaru
-
BGN Bantah Adanya Kebijakan Penyaluran Bahan Baku di Program MBG
-
Penyeberangan Jembatan Juli pascabanjir Aceh
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.