• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Canva Code 2.0 Resmi Hadir...

Canva Code 2.0 Resmi Hadir di Indonesia, Buat Website dan Konten Interaktif Kini Tanpa Coding

Sabtu, 18 Jul 2026, 21:35 WIB

JAKARTA – Canva resmi menghadirkan Canva Code 2.0 bagi seluruh pengguna di Indonesia. Fitur terbaru yang kini tersedia di dalam Canva Visual Suite tersebut memungkinkan pengguna membuat berbagai pengalaman digital interaktif, seperti website, kuis, formulir, learning hub, halaman pemesanan, hingga gim edukasi tanpa harus memiliki kemampuan pemrograman.

Setelah diperkenalkan pada ajang Canva Create 2026, Canva Code 2.0 kini dapat diakses oleh seluruh pengguna Canva Gratis, Business, Enterprise, dan Education. Teknologi ini menggabungkan kecerdasan buatan (AI) untuk menghasilkan kode dengan antarmuka desain Canva yang telah dikenal luas, sehingga proses pembuatan, pengeditan, kolaborasi, hingga publikasi dapat dilakukan dalam satu platform.

Ket. Foto: Canva Code 2.0. Fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) ini resmi tersedia di Indonesia, memungkinkan pengguna membuat website, kuis, formulir, learning hub, dan konten interaktif tanpa perlu kemampuan coding. — Sumber: Canva

Country Manager Canva Indonesia, Stefani Herlie, mengatakan bahwa Canva ingin memperluas kemudahan yang selama ini ditawarkan dalam desain visual ke ranah pembuatan pengalaman digital interaktif.

Menurutnya, semakin banyak pendidik, pelaku usaha, kreator, hingga pemasar di Indonesia yang ingin menghadirkan pengalaman digital yang lebih menarik, namun sering terkendala keterbatasan kemampuan teknis.

"Canva Code 2.0 membantu menghilangkan hambatan tersebut, sehingga siapa pun dapat membangun website, kuis, maupun pengalaman interaktif lainnya hanya dengan menuangkan ide mereka. Pengguna juga tetap memiliki kendali penuh untuk menciptakan pengalaman yang sesuai dengan identitas merek, kreativitas, dan visi mereka," ujar Stefani dalam keterangan resminya, Jumat (17/7).

Mengubah Ide Menjadi Website dan Aplikasi Interaktif

Canva Code 2.0 memungkinkan pengguna membuat berbagai proyek digital cukup menggunakan bahasa sehari-hari melalui prompt AI. Pengguna juga dapat memulai proyek dari template Canva maupun mengimpor file HTML yang sudah dimiliki untuk kemudian disunting secara visual tanpa harus menulis ulang kode.

Berbagai jenis konten dapat dibuat melalui fitur ini, mulai dari landing page, website, halaman registrasi, formulir, alat rekomendasi produk, learning hub, hingga permainan edukatif.

Seluruh proses tersebut didukung editor drag-and-drop Canva yang memungkinkan pengguna mengganti gambar, menyesuaikan warna dan tipografi menggunakan Brand Kit, memindahkan elemen desain, serta menyempurnakan tampilan melalui fitur AI Canva.

Canva juga memastikan seluruh hasil desain secara otomatis responsif pada berbagai ukuran layar, baik desktop maupun perangkat seluler.

Ditujukan bagi Pendidik, UMKM hingga Kreator

Canva menyebut Canva Code 2.0 dirancang agar dapat digunakan siapa saja, termasuk mereka yang tidak memiliki latar belakang teknologi.

Di sektor pendidikan, fitur ini dimanfaatkan untuk membuat portal pembelajaran, website kelas, kuis interaktif, permainan edukatif, hingga sistem pendaftaran kegiatan sekolah yang dapat terhubung dengan Canva Sheets.

Di Indonesia, teknologi ini sebelumnya telah digunakan ribuan guru melalui Hackathon Rumah Pendidikan 2025 yang diselenggarakan Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Program tersebut mendorong para pendidik menciptakan sumber belajar digital dan gim edukasi berbasis Canva Code.

Salah satu peserta, Irwan Taufiqurrahman, guru SD Negeri 5 Cakranegara, Lombok, mengembangkan gim pembelajaran adaptif yang mampu menyesuaikan tingkat kesulitan soal dengan kemampuan masing-masing siswa sehingga proses belajar menjadi lebih personal dan inklusif.

Sementara itu, pelaku UMKM dapat memanfaatkan Canva Code untuk membuat katalog produk interaktif, microsite promosi, halaman pemesanan, hingga formulir pelanggan tanpa perlu mempelajari bahasa pemrograman.

Fitur ini juga ditujukan bagi pemasar digital yang ingin membuat landing page kampanye atau pengalaman digital yang lebih menarik dalam waktu singkat.

Kolaborasi hingga Publikasi dalam Satu Platform

Canva Code 2.0 juga mendukung kolaborasi secara real time. Tim dapat mengerjakan proyek secara bersama-sama, memberikan komentar, melakukan peninjauan, hingga menyempurnakan desain sebelum dipublikasikan.

Hasil akhir dapat langsung diterbitkan melalui Canva menggunakan domain khusus maupun lingkungan organisasi yang aman. Seluruh proyek juga telah dioptimalkan agar dapat diakses dengan baik melalui desktop maupun perangkat seluler.

AI Canva Telah Digunakan Miliaran Kali

Peluncuran Canva Code 2.0 menjadi bagian dari pengembangan ekosistem AI Canva yang terus diperluas.

Perusahaan mencatat, berbagai fitur AI Canva telah digunakan lebih dari 32 miliar kali, sementara lebih dari 500 juta desain telah dibuat menggunakan teknologi AI tersebut.

Sejak Canva Code pertama kali diperkenalkan, pengguna di seluruh dunia telah membuat dan memublikasikan lebih dari enam juta website. Canva juga mengklaim proses pembuatan kode kini 75 persen lebih cepat dibandingkan versi awal, sementara waktu dari proses pembuatan hingga website siap dipublikasikan berhasil dipangkas hingga 30 persen.

Dengan kehadiran Canva Code 2.0 di Indonesia, Canva berharap semakin banyak pendidik, kreator, pelaku usaha, organisasi, hingga masyarakat umum dapat mengubah ide menjadi pengalaman digital interaktif tanpa harus menguasai keterampilan coding.

  • Website
  • coding
  • Teknologi AI
  • Canva
  • Desain Grafis
  • Artificial Intelligence
  • kecerdasan buatan
  • Canva Code 2.0
  • Web Development
  • No Code
  • Canva Visual Suite

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.