Pendidikan Prioritas Utama Pondasi Kota Global

Jumat, 17 Jul 2026, 03:28 WIB

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta terus memperkuat kualitas pendidikan sebagai fondasi menyiapkan sumber daya manusia unggul menuju sebagai kota global. “Fasilitas pendidikan yang semakin baik merupakan bentuk investasi jangka panjang dalam menyiapkan generasi unggul, adaptif, dan berdaya saing,” ujar Gubernur Jakarta, Pramono Anung.

Dia menekankan ini saat meresmikan Gedung SMA Labschool Ciracas di Jalan H Baping, Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (16/7). Peresmian gedung seluas sekitar 9.800 meter persegi yang dilengkapi fasilitas pembelajaran modern ini merupakan bagian dari komitmen pemprov memajukan Pendidikan.

Ket. Foto: — Sumber: AFP

Ia mengapresiasi Yayasan Pendidikan Sumber Setia Berkah, jajaran SMA Labschool Ciracas, serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi mewujudkan pembangunan gedung tersebut.

Menurutnya, kehadiran fasilitas pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan Jakarta. Pramono menyatakan, menjelang usia lima abad, Jakarta tidak hanya membangun infrastruktur dan memperkuat daya saing kota, tetapi juga mempersiapkan talenta-talenta muda yang akan melanjutkan pembangunan di masa depan.

“Pendidikan menjadi salah satu investasi terpenting untuk melahirkan generasi yang berkarakter, kreatif, adaptif, dan siap menghadapi berbagai perubahan zaman,” tuturnya. Dia aberharap kehadiran SMA Labschool Ciracas semakin memperkuat ekosistem pendidikan Jakarta. Selain itu, juga mendukung peningkatan mutu ­pendidikan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyaluran Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus kepada 707.477 peserta didik, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) kepada 15.825 mahasiswa, serta Program Pemutihan Ijazah yang pada Tahap I Tahun 2026 telah membantu 2.026 peserta didik.

Pemerintah Provinsi Jakarta menjalankan Program Pemutihan Ijazah. “Kami mengambil alih penyelesaian seluruh persoalan administrasi dan kewajiban keuangannya,” jelasnya. Gubernur mengungkapkan, cakupan bantuan KJMU kini telah diperluas hingga jenjang magister (S2) dan doktor (S3).

Mulai 2027, Pemprov Jakarta juga akan meluncurkan program beasiswa yang dikelola secara mandiri dengan skema serupa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Program tersebut diharapkan membuka kesempatan bagi putra-putri Jakarta melanjutkan studi di perguruan tinggi terbaik dunia.

“Pada tahap awal kami menargetkan sekitar 50 hingga 75 mahasiswa dapat menempuh pendidikan di luar negeri. Program ini diprioritaskan bagi warga ber-KTP Jakarta yang telah diterima di perguruan tinggi bereputasi, terutama dari keluarga kurang mampu agar tepat sasaran,” terangnya.

Gubernur menegaskan, penguatan kualitas sumber daya manusia menjadi kunci agar Jakarta mampu mempertahankan perannya sebagai motor perekonomian nasional. Saat ini, Jakarta berkontribusi sebesar 16,67 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dengan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,59 persen.

Maka, peningkatan mutu pendidikan harus dilakukan melalui kolaborasi pemerintah, sekolah, guru, tenaga kependidikan, orang tua, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat.

Pramono berharap gedung beserta fasilitas pendidikan yang baru diresmikan itu dapat dimanfaatkan secara optimal. Itu bisa sebagai ruang belajar sekaligus tempat membentuk karakter, kreativitas, kepemimpinan, dan semangat kebangsaan para peserta didik.

“Saya berharap fasilitas ini tidak hanya menghadirkan lingkungan belajar yang nyaman dan kondusif, tetapi juga menjadi ruang tumbuh bagi lahirnya generasi muda yang unggul, kreatif, berkarakter, serta siap menjawab berbagai tantangan masa depan,” ­harapnya.

Gubernur Pramono juga berpesan kepada seluruh siswa agar terus semangat belajar, mengembangkan prestasi, serta mempersiapkan diri menjadi generasi yang berintegritas dan berdaya saing global. “Kalianlah pemimpin, inovator, dan penggerak masa depan Jakarta,” pungkasnya. wid/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.