Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Pasaman Barat Pastikan Beras Mencukupi Sampai Akhir Juli

📅 Jumat, 17 Jul 2026, 18:55 WIB | Oleh:
Pemkab Pasaman Barat Pastikan Beras Mencukupi Sampai Akhir Juli Doc: ANTARA/Altas Maulana
Ket. Salah satu warung penjualan beras di Simpang Empat, Kabupaten Pasaman Barat.

SIMPANG EMPAT -- Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat memastikan ketersediaan beras mencukupi sampai akhir Juli 2026 karena stok tersedia dan baik lokal maupun dari luar Pasaman Barat.

"Dari pantauan petugas di lapangan ketersediaan beras mencukupi baik di pedagang maupun di petani yang saat ini banyak yang sedang panen. Hasil pantauan mencukupi selama sebulan ini. Nanti kita akan melakukan pantauan lagi untuk pekan berikutnya," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pasaman Barat Ekadiana Oktavia di Simpang Empat, Jumat.

Menurutnya ketersediaan beras itu berasal dari produksi lokal sebanyak 588 ton dan produksi dari luar daerah seperti Lampung, Padang, Pasaman, Medan Sumatera Utara sebanyak 780,50 ton.

Selain itu juga ada cadangan beras Pemkab Pasaman Barat sebanyak 12 ton di Perum Bulog untuk ketersediaan pangan apabila terjadi kelangkaan dan bencana alam melanda daerah itu.

"Dari hasil tinjauan kami di lapangan bersama saat ini stok beras di pedagang masih mencukupi dan harga masih normal," kata dia.

Selain melakukan pemantauan ketersediaan​​​ beras dan pangan lainnya pihaknya juga melakukan pengawasan keamanan pangan segar di pasar induk tradisional dalam melindungi konsumen dari bahaya cemaran fisik, kimia dan biologi.

Dia menyebutkan pengawasan dilakukan terhadap registrasi pangan segar asal tumbuhan produk dalam negeri usaha kecil (PSAT PDUK) terutama beras dengan menjamin keamanan mutu dan legalitas produk pangan yang diedarkan.

Menurutnya pengawasan rutin dilakukan di sejumlah pasar tradisional seperti Pasar Simpang Empat, Simpang Tigo dan pasar lainnya.

Ia juga akan mengambil sampel berbagai komoditas pangan segar yang beredar di pasar berupa cabai merah, sayur-sayuran, ayam, ikan dan lainnya.

Ia menyebutkan pengawasan ini merupakan upaya pemerintah daerah untuk memastikan pangan segar yang dikonsumsi masyarakat memenuhi persyaratan keamanan, mutu, dan layak dikonsumsi.

Pihaknya menginginkan masyarakat dapat terlindungi dari cemaran zat kimia mulai dari pestisida dan formalin, agar tidak mengalami gangguan kesehatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pemeriksaan Kondisi Lapanga...
Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.