Koleksi HARSA Jadi Penutup JF3 2026: Lakon Indonesia Rayakan Keindahan Proses
Kamis, 16 Jul 2026, 14:40 WIBJAKARTA - Lakon Indonesia akan menutup rangkaian JF3 Fashion Festival 2026 melalui peluncuran koleksi terbarunya bertajuk HARSA pada 29 Juli 2026. Koleksi ini menjadi penanda babak baru perjalanan kreatif Lakon Indonesia dengan menghadirkan karya yang memadukan kekayaan wastra Nusantara dan pendekatan desain modern yang relevan dengan gaya hidup masa kini.
Nama HARSA diambil dari bahasa Sanskerta yang berarti kebahagiaan dan menjadi kelanjutan dari narasi koleksi sebelumnya, yakni Urub dan Pasar Malam. Jika dua koleksi terdahulu menggambarkan semangat serta dinamika kehidupan, HARSA hadir sebagai refleksi untuk menikmati setiap proses, menghargai perjalanan, dan mensyukuri setiap pencapaian yang lahir dari kerja keras.
Di tengah industri yang terus bergerak cepat, Lakon Indonesia justru mengajak publik untuk kembali menghargai proses panjang di balik sebuah karya. Melalui HARSA, nilai keterampilan, kesabaran, dan dedikasi para perajin menjadi pesan utama yang ingin disampaikan kepada masyarakat sekaligus memperlihatkan bahwa kualitas tidak pernah lahir secara instan.
Koleksi ini juga menjadi bentuk penghormatan kepada para pembatik, pembordir, penjahit, serta seluruh pengrajin yang terlibat dalam proses produksi. Setiap busana dirancang sebagai representasi dari kolaborasi, ketelitian, dan kecintaan terhadap karya tangan Indonesia yang diterjemahkan ke dalam siluet modern tanpa meninggalkan identitas budaya.
Di bawah arahan Creative Director Irsan, HARSA menjadi koleksi kesembilan yang dihasilkan bersama Lakon Indonesia. Desainer senior tersebut menghadirkan eksplorasi baru melalui siluet yang lebih lembut, ringan, dan elegan dengan konsep yang bergerak dari daily wear hingga daily wear deluxe, sehingga tetap fungsional untuk dikenakan dalam berbagai kesempatan.
Eksplorasi material juga menjadi salah satu kekuatan koleksi HARSA dengan memanfaatkan katun poplin, katun voile, satin duchess, hingga organza. Kekayaan batik dan bordir Nusantara kemudian dipadukan melalui permainan konstruksi dan proporsi yang menghasilkan busana kontemporer dengan sentuhan kemewahan yang tetap terasa sederhana.
"Selama delapan tahun membangun Lakon Indonesia, saya belajar bahwa kebahagiaan tidak hanya datang ketika sebuah karya selesai. Kebahagiaan justru hadir dalam setiap proses yang kami jalani, mulai dari berdiskusi, bereksperimen, menghadapi tantangan, hingga melihat hasilnya terus berkembang," ujar Founder Lakon Indonesia, Thresia Mareta.
"HARSA lahir dari rasa syukur atas perjalanan tersebut. Sebuah karya tangan membutuhkan waktu, kesabaran, ketelitian, dan hati. Melalui HARSA, kami ingin merayakan proses yang dijalani dengan sepenuh hati sehingga kebahagiaan dapat dirasakan oleh setiap orang yang mengenakan karya kami," lanjutnya.
Sebagai penutup JF3 Fashion Festival 2026, HARSA sekaligus merepresentasikan tema RECRAFTED: Shaping the Future yang diusung festival tahun ini. Lakon Indonesia menegaskan bahwa masa depan industri fashion Indonesia dibangun melalui penghormatan terhadap craftsmanship, kolaborasi lintas budaya, inovasi berkelanjutan, dan keberanian untuk terus berkembang tanpa meninggalkan akar tradisi.
Selain menghadirkan koleksi fesyen, Lakon Indonesia juga terus berkomitmen memperkuat ekosistem industri kreatif melalui berbagai program kolaborasi, pendidikan, dan pengembangan talenta muda. Bersama JF3 Fashion Festival, langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan industri fashion kreatif di tingkat regional maupun global.
- event
- Industri Kreatif
- Wastra Nusantara
- Fashion Indonesia
- JF3 Fashion Festival 2026
- Lakon Indonesia
- HARSA
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Daftar Event Jakarta Akhir Pekan 27–28 Juni 2026: Ada Semasa Piknik hingga Konser KARD
-
WHO Dorong Pemerintah Indonesia Tingkatkan Pelindungan Anak dan Remaja dari Kecanduan Tembakau
-
Digelar Lagi, JF3 Fashion Festival 2026 Hadirkan Lebih dari 50 Desainer dan Brand Asia hingga Eropa
-
Perjalanan Cahaya Manthovani Membangun Creative Movement Berbasis Dampak Sosial
-
Harga Emas Antam Turun Rp13.000 Jadi Rp2,785 Juta Gram saat Idul Adha
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.