Google Images Rombak Desain Mirip Pinterest di Ulang Tahun ke-25
Kamis, 16 Jul 2026, 19:05 WIBJAKARTA - Google memperingati 25 tahun kehadiran layanan Google Images dengan menghadirkan sejumlah pembaruan besar. Selain membawa desain baru yang lebih modern, perusahaan juga menambahkan fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) yang memungkinkan pengguna membuat gambar langsung dari kolom pencarian.
Pembaruan tersebut akan diluncurkan secara bertahap dalam beberapa pekan ke depan. Tahap awal dimulai untuk pengguna desktop berbahasa Inggris di Amerika Serikat sebelum diperluas ke wilayah lainnya.
Berikut sejumlah pembaruan yang dibawa Google Images pada perayaan ulang tahunnya yang ke-25.
1. Beranda Baru dengan Tampilan Mirip Pinterest
Google Images kini menghadirkan halaman utama yang menampilkan kumpulan gambar sesuai minat pengguna bahkan sebelum melakukan pencarian. Tampilan ini diperbarui secara otomatis sehingga pengguna akan terus melihat rekomendasi visual terbaru secara real time.
2. Gambar Favorit Bisa Disimpan ke Koleksi
Pengguna kini dapat menyimpan berbagai gambar ke dalam koleksi pribadi. Fitur ini memudahkan penyusunan inspirasi untuk kebutuhan seperti perjalanan, dekorasi rumah, fesyen, hingga berbagai ide lainnya.
3. AI Bisa Membuat Gambar dari Deskripsi Teks
Jika gambar yang dicari tidak tersedia, pengguna dapat membuatnya sendiri melalui teknologi Nano Banana 2. Cukup mengetikkan deskripsi pada kolom pencarian, kemudian AI akan menghasilkan ilustrasi sesuai permintaan yang ditampilkan melalui AI Overview.
4. Pembuatan Gambar AI Segera Hadir Lebih Luas
Google menyatakan fitur pembuatan gambar di pencarian akan segera tersedia dalam bahasa Inggris di seluruh wilayah yang telah mendukung kemampuan generatif pada AI Mode. Langkah ini memperluas pemanfaatan AI langsung di layanan pencarian.
Tak hanya memperkenalkan fitur baru, Google juga membagikan perjalanan panjang perkembangan Google Images sejak pertama kali diluncurkan sekitar 25 tahun lalu. Layanan yang awalnya hanya berfungsi menampilkan gambar berdasarkan kata kunci kini berkembang menjadi salah satu platform pencarian visual paling canggih.
Pada 2009, Google memperkenalkan fitur Similar Images yang mengubah cara pengguna mencari gambar. Teknologi tersebut memungkinkan pencarian dilakukan menggunakan gambar sebagai referensi, bukan lagi hanya berdasarkan teks.
Dua tahun kemudian, Google menghadirkan Search by Image yang memungkinkan pengguna mengunggah gambar sendiri untuk menemukan gambar serupa di internet. Fitur tersebut kemudian menjadi fondasi bagi perkembangan teknologi pencarian visual Google.
Inovasi terus berlanjut pada 2018 melalui peluncuran Google Lens yang memungkinkan pengguna mengidentifikasi objek, menerjemahkan tulisan, maupun mencari informasi hanya dengan mengambil foto menggunakan kamera ponsel.
Teknologi tersebut kemudian berkembang menjadi Circle to Search, yang memungkinkan pengguna memulai pencarian hanya dengan melingkari objek yang muncul di layar perangkat Android. Google mengungkapkan fitur tersebut kini telah tersedia di lebih dari 580 juta perangkat Android di seluruh dunia.
Perjalanan panjang Google Images menunjukkan bagaimana layanan pencarian gambar telah berevolusi dari fitur sederhana menjadi platform visual berbasis AI yang mampu memahami gambar, mengenali objek, hingga menciptakan ilustrasi baru sesuai kebutuhan pengguna.
- Teknologi
- artificial intelligence (AI)
- Nano Banana
- Image Generation AI
- Google Images
- Google Lens
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Legislator Tegaskan PLN Harus Beri Kompensasi atas Padamnya Listrik Massal di Sumatra
-
Inovasi Baru Perawatan Kulit Hadir untuk Atasi Kerusakan Skin Barrier Tubuh
-
Pemkot Tangerang Bentuk Tim Pengawas Cegah Pungli di Car Free Night
-
Yadnya Kasada 2026 Menjadi Momentum Pelestarian Budaya Tengger
-
PT KAI: KA Siliwangi Layani 457.890 Pelanggan Lintas Sukabumi-Cipatat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.