Pasar Makin Ketat! Kunci Bertahan Merek FMCG: Gaet Pembeli Baru, Bukan Andalkan yang Lama
Rabu, 15 Jul 2026, 19:00 WIBJAKARTA-Pasar FMCG (Fast-Moving Consumer Goods) Indonesia menjadi semakin kompetitif, dengan semakin sedikit merek yang berhasil tumbuh meskipun kebiasaan belanja masyarakat secara umum tetap stabil, menurut laporan terbaru Brand Footprint 2026 dari Worldpanel by Numerator.Â
Laporan tahunan ini memeringkat merek FMCG yang paling banyak dipilih di Indonesia menggunakan Consumer Reach Points (CRPs), sebuah metrik yang mengukur seberapa sering konsumen memilih suatu merek. Metrik ini mengacu pada jumlah pembeli yang telah membeli dan berinteraksi dengan sebuah merek, sehingga menunjukkan preferensi konsumen yang jelas dan kuat serta kekuatan merek tersebut.Â
 Daftar teratas 10 merek FMCG tahun ini tidak banyak berubah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Memang ada pertukaran posisi namun tidak banyak. Meskipun rumah tangga Indonesia masih membeli sekitar 95 merek kebutuhan sehari-hari setiap tahun dan melakukan rata-rata 293 perjalanan belanja, tingkat persaingan semakin meningkat.
Venu Madhav, Managing Director Woridpanel Indonesia, menjelaskan, jumlah merek yang dimasukkan ke dalam laporan meningkat dari 436 menjadi 451, yang berarti merek kini bersaing lebih ketat dari sebelumnya untuk mendapatkan perhatian pembeli. Akibatnya, hanya 4475 merek yang mencatat pertumbuhan pada tahun 2025, dibandingkan 624 pada tahun sebelumnya. "Konsumen masih berbelanja secara rutin, tetapi merek tidak lagi dapat mengandalkan pertumbuhan pasar semata. Memenangkan pembeli baru menjadi lebih penting daripada sebelumnya,"ucapnya di Jakarta, Rabu (15/7).
Merekrut Pembeli BaruÂ
Laporan ini menunjukkan bahwa menjangkau lebih banyak rumah tangga tetap menjadi pendorong utama pertumbuhan yang berkelanjutan. Sekitar 806 merek yang bertumbuh berhasil meningkatkan penetrasi rumah tangga, baik secara mandiri maupun disertai peningkatanÂ
Frekuensi pembelian, yang menunjukkan bahwa menarik pembeli baru tetap menjadi fondasi kesuksesan jangka panjang. Bagi merek-merek besar, mendorong konsumen untuk membeli lebih sering menjadi semakin penting setelah mereka mencapai skala tertentu. Namun, pertumbuhan yang berkelanjutan tetap bergantung pada kemampuan merek untuk menarik konsumen baru.Â
Laporan ini juga menunjukkan bahwa merek-merek kecil terus mempercleh momentum. Saat ini, merek kecil mewakili 415 dan seluruh merek yang dilacak, meningkat dari 3996 tahun lalu, dan lebih dari setengahnya mencatat pertumbuhan. Hal ini menunjukkan behwa konsumen tetap terbuka untuk mencoba merek yang menawarkan inovasi nolai yang baik, dan produk yang sesuai dengan kebutuhan sehari-hari mereka.Â
Merek-Merek yang memiliki pertumbuhan berkelanjutanÂ
Sejumiah merek Indonesia menunjukkan bagamena pertumbuhan yang berkelanjutan dapat dicapai melalui kombinasi Inovasi, distribusi yang kuat. dan relevansi bag konsumen.Â
Salah satu merek misalnya, ragam produk rempah bumbu, dan penyedap makanan dipadukan dengan kemasan sachet yang terjangkau serta kehadiran yang kuat di kanal retail tradisional, membantu merek ini menarik lebih dari enam juta pembeli baru, sekaligus meningkatkan loyalitas pembeli yang sudah ada.Â
Begitu juga merek lainnya terus memperkuat posisnya dengan memperluas portofolionya melalui kemasan sachet serta mempromosikannya dengan program buy more save more (beli lebih banyak, hemat lebih banyak). Dengan menggabungkan inovasi harga yang tenangkau dan distribusi yang lebih luas di toko tradisional toko online serta loko spesialis, merek ini berhasil menank 1,7 juta pembeli baru selama satu tahun terakhirÂ
Corine Fajriyani, Marketing Lead Worldpanel Indonesia menyimpulkan, Brand Footprint terus menunjukkan bahwa perlumbuhan yang berkelanjutan berasal dan pemahaman yang mendalam terhadap pembeli dan kemampuan untuk tetap relevan dalam kehidupan sehari-hari mereka. "Merek-merek yang berkinerja terbak adalah mereka yang terus menarik pembeli baru sekaligus memberikan lebih banyak alasan bagi konsumen untuk memilih mereka,"pungkasnyaÂ
- industri makanan dan minuman
- Produk Makanan dan Minuman
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
GAPMMI: Industri Pangan Harus Tingkatkan Standar Mutu demi Daya Saing
-
Timnas Iran Cari Solusi Visa AS, FIFA Diminta Turun Tangan
-
Tim Asuhan Frank Lampard, Coventry City Promosi ke Premier League Setelah Penantian 25 Tahun
-
PM Inggris Keir Starmer Didesak Mengundurkan Diri
-
BMKG Prakiraan DKI Jakarta Dilanda Hujan Hari Ini
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.