BSSN: Ada 182 Potensi Serangan Siber Tiap Detik Lewat Internet di Indonesia

Kamis, 06 Agu 2026, 19:05 WIB

SEMARANG - Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mencatat rata-rata ada 182 potensi serangan siber per detik terhadap berbagai entitas melalui jaringan internet di Indonesia.

"Data 2025, tercatat sekitar 5,16 miliar anomali trafik data internet,” kata Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Perekonomian BSSN Slamet Aji Pamungkas pada acara BPD Summit 2026 di Semarang, Kamis (6/8).

Ket. Foto: Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Perekonomian BSSN Slamet Aji Pamungkas pada acara BPD Summit 2026 di Semarang, Kamis (6/8). — Sumber: antara foto

Menurut dia, data tersebut didasarkan atas analisis terhadap anomali trafik internet dalam sepanjang 2025.

Ia menjelaskan anomali trafik internet tersebut belum tentu serangan siber, namun berpotensi menjadi serangan siber.

Berkaitan dengan.pentingnya sektor keuangan, ia menekankan pentingnya keamanan siber yang harus dimiliki oleh Badan Pembangunan Daerah (BPD).

"Keamanan siber harus dipandang sebagai investasi. Saat ini masih banyak anggapan keamanan siber sebagai pemborosan," katanya.

Ia menyebut perbankan jangan "pelit" dalam berinvestasi di bidang keamanan siber.

"Kita akan membayar lebih, kalau sudah kena serangan," ujarnya.

Oleh karena itu, ia mendorong penguatan keamanan siber yang memang didesain sejak awal, bukan karena adanya kejadian.

"Jangan muncul kepedulian setelah terjadi serangan," tururnya.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.