Gandeng Pemprov DKI, Istiqlal Global Fund Siapkan Masjid Jadi Pusat Bisnis Modern

Rabu, 15 Jul 2026, 15:10 WIB

JAKARTA - Istiqlal Global Fund (IGF) bersama Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) DKI Jakarta menggagas model baru pengembangan ekonomi umat dengan menjadikan masjid sebagai pusat kolaborasi bisnis, filantropi, teknologi, serta pemberdayaan masyarakat. Inisiatif tersebut diharapkan mampu membangun ekosistem ekonomi yang berkelanjutan dengan melibatkan pelaku usaha, investor, komunitas, dan lembaga filantropi dalam satu wadah kolaboratif.

Kolaborasi ini lahir dari kesamaan visi kedua lembaga dalam mengembangkan kegiatan usaha yang tidak hanya mengejar keuntungan ekonomi, tetapi juga memberikan dampak sosial bagi masyarakat. Melalui sinergi tersebut, berbagai program pemberdayaan ekonomi umat akan dikembangkan secara terintegrasi agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.

Ket. Foto: Istiqlal Global Fund (IGF) bersama Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) DKI Jakarta menggagas model baru pengembangan ekonomi umat dengan menjadikan masjid sebagai pusat kolaborasi bisnis, filantropi, teknologi, serta pemberdayaan masyarakat. — Sumber: Instagram/@istiqlalglobalfund

Direktur Utama Istiqlal Global Fund, Ahsanul Haq, mengatakan kesamaan visi antara IGF dan ISMI menjadi fondasi penting dalam membangun berbagai program bersama. Menurutnya, penguatan ekonomi umat memerlukan kerja sama lintas sektor agar mampu menciptakan ekosistem yang saling mendukung.

"Kesamaan visi antara Istiqlal Global Fund dan ISMI dalam mengembangkan bisnis yang berdampak sosial menjadi dasar kuat untuk menghadirkan berbagai program bersama," ujar Ahsanul dalam keterangan tertulis, Rabu (15/7/2026).

Ia menjelaskan, pengembangan ekonomi umat tidak cukup hanya melalui aktivitas bisnis semata. Dibutuhkan hubungan yang kuat antara dunia usaha, filantropi, komunitas, dan masyarakat agar pertumbuhan ekonomi dapat berlangsung secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang lebih luas.

"Yang ingin kita bangun bukan sekadar program, tetapi sebuah ekosistem. Ada hubungan antara bisnis dan filantropi, antara dunia usaha dan masyarakat, sehingga ekonomi umat dapat tumbuh secara bersama-sama," katanya.

Menurut Ahsanul, masjid memiliki peran strategis sebagai pusat peradaban yang mampu mempertemukan berbagai elemen masyarakat. Selain berfungsi sebagai tempat ibadah, masjid dinilai memiliki potensi menjadi ruang kolaborasi antara pelaku usaha, investor, komunitas, lembaga filantropi, hingga masyarakat dalam menciptakan aktivitas ekonomi yang berdampak sosial.

"Masjid memiliki potensi besar sebagai pusat peradaban. Tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga ruang hubungan dan kolaborasi antara pelaku usaha, komunitas, lembaga filantropi, investor, serta masyarakat dalam membangun ekonomi yang memberikan dampak sosial," jelasnya.

Konsep tersebut diharapkan melahirkan model baru pengelolaan potensi umat melalui berbagai inovasi berbasis masjid. Dengan pendekatan tersebut, masjid diharapkan tidak hanya menjadi pusat kegiatan keagamaan, tetapi juga pusat pemberdayaan ekonomi, inovasi, dan penyelesaian berbagai persoalan sosial di masyarakat.

Untuk mendukung pengembangan ekosistem tersebut, Istiqlal Global Fund juga telah menjalin nota kesepahaman dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kerja sama itu diarahkan untuk memperkuat peran Masjid Istiqlal sebagai pusat kolaborasi di bidang ekonomi, lingkungan, teknologi, serta pemberdayaan masyarakat.

Salah satu program yang tengah disiapkan adalah pembentukan Istiqlal EV Community, yaitu komunitas pengguna kendaraan listrik yang bertujuan mendorong percepatan transisi menuju energi bersih. Program tersebut juga akan didukung pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di kawasan Masjid Istiqlal sebagai bagian dari pengembangan ekosistem ramah lingkungan.

Selain itu, kolaborasi dengan Pemprov DKI Jakarta juga mencakup rencana revitalisasi kawasan Sungai Ciliwung yang melintasi kompleks Masjid Istiqlal. Kawasan tersebut akan dikembangkan menjadi ruang publik sekaligus destinasi wisata edukasi lingkungan yang diharapkan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat fungsi Masjid Istiqlal sebagai pusat peradaban modern.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.