HUT ke-46 Dekranas di Makassar, Ketua Umum Tekankan Reorientasi Pembinaan Perajin

Senin, 13 Jul 2026, 14:10 WIB

JAKARTA - Ketua Harian Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Tri menghadiri acara Syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dekranas di Trans Studio Mall (TSM) Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (10/7/2026). Pada kegiatan yang mengusung tema "Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia" tersebut, Tri tampil mengenakan baju bodo yang merupakan pakaian adat khas Sulawesi Selatan.

Acara syukuran dihadiri lebih dari 3.000 peserta yang terdiri atas jajaran pengurus Dekranas dan Dekranasda dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Ketua Umum Dekranas Selvi Gibran Rakabuming yang juga mengenakan busana adat Sulawesi Selatan.

Ket. Foto: Ketua Harian Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Tri menghadiri acara Syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dekranas di Trans Studio Mall (TSM) Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (10/7/2026). Pada kegiatan yang mengusung tema “Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia” tersebut, Tri tampil mengenakan baju bodo yang merupakan pakaian adat khas Sulawesi. — Sumber: Kemendagri

Dalam sambutannya, Selvi mengapresiasi Kota Makassar dan Provinsi Sulawesi Selatan sebagai tuan rumah penyelenggaraan puncak HUT ke-46 Dekranas. Menurutnya, Makassar memiliki daya tarik yang kuat, baik dari sisi budaya, destinasi wisata, maupun kekayaan kuliner yang menjadi kebanggaan daerah.

"Makassar selalu menarik perhatian. Selain wisatanya, kulinernya juga luar biasa. Hari ini kita tampil berwarna-warni sesuai ciri khas masyarakat Makassar. Semua tampil cantik dan memukau. Kalau orang Makassar bilang, cantik na ngaseng, kalau orang Bugis bilang, mancentik manengki," ujarnya.

Selvi juga menekankan pentingnya perubahan orientasi organisasi dalam membina para perajin di seluruh Indonesia. Menurutnya, keberhasilan Dekranas dan Dekranasda tidak lagi cukup diukur dari banyaknya kegiatan yang diselenggarakan, melainkan dari manfaat nyata yang dirasakan langsung oleh para pelaku usaha kerajinan.

Ia menjelaskan Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu pemain utama industri kerajinan dunia karena didukung kekayaan budaya dan sumber daya alam yang melimpah. Beragam bahan baku seperti keramik, serat alam, batu, kayu, hingga logam dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi produk bernilai tambah dan mampu bersaing di pasar global.

Di sisi lain, Selvi mengingatkan industri kerajinan juga menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Persaingan pasar internasional, perkembangan teknologi yang pesat, hingga perubahan tren konsumen menjadi tantangan yang harus direspons melalui inovasi dan peningkatan kualitas produk.

Karena itu, ia menilai produk kerajinan Indonesia tidak hanya harus memiliki nilai estetika, tetapi juga memenuhi standar kualitas, dikemas secara menarik, diproduksi secara berkelanjutan, serta tetap mengangkat identitas budaya bangsa. Langkah tersebut dinilai penting agar produk kerajinan nasional mampu menembus pasar internasional dengan daya saing yang lebih kuat.

"Dekranas dan Dekranasda tidak boleh hanya menjadi penyelenggara acara. Harus menjadi pendamping, pembina, dan fasilitator yang membantu membuka akses permodalan, pelatihan desain, kemasan, digitalisasi, pemasaran global, manajemen keuangan hingga perizinan ekspor," tandasnya.

Usai membuka acara syukuran, Selvi bersama Tri meninjau pameran kriya dan wastra yang diikuti stan Dekranasda provinsi, kabupaten, dan kota dari seluruh Indonesia. Kegiatan tersebut juga dihadiri jajaran Pengurus Seruni Kabinet Merah Putih, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Amran Sulaiman, Ketua Dekranasda Sulawesi Selatan Naoemi Octarina, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

Berita Terbaru

Bantu Korban Gempa NTT, Polda Bali Kirim Lima Truk Berisi Kebutuhan Warga

Seru, Komplek TNI AU Waringin Permai Laksanakan Upacara Bendera, Perlombaan Olahraga hingga Panggung Hiburan

Rektor UI: Masih Banyak PR Pendidikan yang Harus Diselesaikan

Pemerintah Kabupaten Tangerang Siap Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana NTT

Program Pendidikan Gratis Papua Tengah Jangkau 64.000 Pelajar dan Mahasiswa

Gempa Flores, Polda NTT Berangkatkan 125 Personel Bantu Penanganan

Hayooo Tebak, Siapa Menang Duel Janice dan Mirra Andreeva di Cincinnati?

Terkendala Lahan, Kodim Banyumas Sebut 182 dari Target 331 Gerai Kopdes Merah Putih Telah Selesai Dibangun

Kodim 0701/Banyumas Sebut 182 Gerai KDKMP Telah Dibangun

Gunakan Kain Songket dan Ronce saat Peringatan HUT Ke-81 RI, Presiden Prabowo Dinilai Bawa Identitas dan Budaya RI

Persiapan Asian Games, Voli Putra Pemanasan di Kamboja

BPBD Menyebut Asap Karhutla di Jambi Berkurang Dampak Turun Hujan

20.500 Narapidana di Jabar Dapatkan Remisi HUT RI

Lestarikan Budaya Lokal, Pemkot Sorong Susun Konsep Penerapan Bahasa Moi di Sekolah

Pangdam XVII/Cenderawasih: Perayaan HUT Ke-81 RI di Papua Berlangsung Aman

Momentum Bersejarah, 73 siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi di Pontianak Ikuti Upacara Perdana Peringatan HUT Ke-81 RI

Pemprov Jambi Luncurkan Program Pemutihan Pajak di HUT Ke-81 Kemerdekaan RI

Program Zero Waste to Money Banyumas Mulai Menampakkan Hasil

Bupati Banyumas Pastikan Bus Trans Banyumas Tetap Beroperasi

Praktik Digitalisasi akan Dimanfaatkan Kalbar untuk Mengembangkan Ekonomi Kreatif

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.