PT KAI Catat Kenaikan Penumpang Lima Rute Terpanjang di Sumatra
Minggu, 12 Jul 2026, 15:10 WIBJAKARTA - Layanan kereta api Rajabasa mencatat lonjakan volume pelanggan tertinggi sebesar 35,65 persen di Pulau Sumatra. Kenaikan tersebut menopang pertumbuhan positif seluruh perjalanan jarak jauh pada paruh pertama tahun ini.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat kenaikan jumlah penumpang pada lima relasi terpanjang. Manajemen KAI merilis data perkembangan jumlah perjalanan angkutan massal itu pada Sabtu (11/7).
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, memaparkan kontribusi penting konektivitas kereta di Sumatra. Layanan KA Rajabasa aktif menghubungkan lintas Stasiun Tanjungkarang menuju Stasiun Kertapati sejauh 388 kilometer.
âSetiap relasi memiliki karakter perjalanan yang beragam. Masyarakat menggunakan kereta api untuk bekerja, menempuh pendidikan, berdagang, berobat, mengunjungi keluarga, hingga menikmati perjalanan wisata. Peningkatan volume pelanggan menunjukkan bahwa kereta api terus menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Sumatra,â ujar Anne.
Anne menjelaskan peningkatan mobilitas penumpang kereta di wilayah bagian selatan. Kereta Api Rajabasa melayani 469.028 penumpang pada Semester I 2026 dibanding 345.770 orang sebelumnya.
âPeningkatan pelanggan KA Rajabasa memperlihatkan tingginya kebutuhan perjalanan antara Lampung dan Sumatra Selatan. Relasi ini memperluas akses masyarakat menuju pusat ekonomi, pendidikan, pelayanan publik, dan destinasi wisata di kedua provinsi,â kata Anne.
Ia menambahkan rincian pelayanan relasi Kertapati menuju Lubuklinggau yang menggunakan dua armada kereta berbeda. Kedua kereta tersebut menempuh jarak sekitar 305 kilometer dengan kelas pelayanan komersial hingga ekonomi.
âKA Sindang Marga dan KA Bukit Serelo memperlihatkan bagaimana satu relasi dapat melayani kebutuhan pelanggan yang beragam. Masyarakat memiliki pilihan kelas pelayanan dan jadwal perjalanan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhannya,â ujar Anne.
KA Sindang Marga mengangkut sebanyak 159.658 penumpang dengan kenaikan sekitar 8,03 persen pada periode ini. Layanan KA Bukit Serelo mencatatkan total volume penumpang sebesar 278.705 orang sepanjang periode itu.
KA Sribilah Utama melayani sebanyak 419.637 penumpang di wilayah lintas Sumatra Utara secara berkelanjutan. Armada KA Kuala Stabas melayani sebanyak 377.928 orang pada relasi Tanjungkarang menuju Baturaja ini.
Anne membeberkan karakteristik jaringan perkeretaapian yang tersebar luas pada beberapa wilayah penting di Sumatra. Layanan angkutan massal di Sumatra Barat meliputi kereta Pariaman Ekspres dan juga Minangkabau Ekspres secara reguler.
âSumatra memiliki basis perkeretaapian yang kuat dan telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat selama puluhan tahun. Kereta api menghubungkan kota dan kabupaten serta mendekatkan masyarakat dengan pusat ekonomi, pendidikan, pelayanan publik, dan destinasi wisata,â ujar Anne. ils/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Libur Panjang Maulid Nabi, KAI Bandung Sediakan 60.717 Tiket Antisipasi Lonjakan Penumpang
-
Perkuat Fondasi Teknologi Berkelanjutan, Bank Jakarta Investasi pada Talenta Digital
-
BNPB Nyatakan Kebakaran di Gunung Picung Cianjur Sudah Terkendali
-
Distribusi Pendapatan dan Perbaikan Ketimpangan Ekonomi Lebih Penting bagi RI
-
Luar Biasa! Ribuan Warga Antusias Ikuti Upacara, Istana Sampai Beri Ucapan Terima Kasih
-
Kejuaraan Dunia, Alwi di Jalur Berat
-
Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu, Polda Sultra Sita 1,8 Kilogram Sabu dan 79 Butir Ekstasi di Kendari
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.