HiDiMU Susel Siap Menghadirkan Ruang Kesetaraan Disabilitas

Sabtu, 11 Jul 2026, 23:45 WIB

Makassar - Pengurus Himpunan Difabel Muhammadiyah (HiDiMU) Provinsi Sulawesi Selatan menyatakan komitmen menghadirkan ruang partisipasi yang setara bagi penyandang disabilitas yang inklusif dalam berbagai aktivitas Muhammadiyah maupun kehidupan sosial kemasyarakatan.

"Ruang partisipasi yang setara bagi penyandang disabilitas siap kami hadirkan sekaligus memperluas akses terhadap pelayanan sosial, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, hingga dakwah yang inklusif," kata Ketua Umum HiDiMu Sulsel Faluphy Mahmud usai dikukuhkan bersama pengurusnya di Makassar, Sabtu.

Ket. Foto: Ketua Umum PP Himpunan Difabel Muhammadiyah (HiDiMu) Fajri Hidayatullah (kanan) menyalami Ketua Umum HiDiMu Sulsel Faluphy Mahmud (kanan) disaksikan pengurusnya saat pengukuhan dalam rangkaian agenda upgrading dan Rapat Koordinasi (Rakor) Regional IV di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (11/2026). — Sumber: Antara

Pengukuhan tersebut menjadi langkah strategis Muhammadiyah dalam memperkuat gerakan yang inklusif sekaligus memperluas peran penyandang disabilitas di lingkungan persyarikatan maupun masyarakat.

"Organisasi ini diharapkan mampu memperkuat advokasi terhadap pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas, baik dalam aspek hukum, sosial, maupun ekonomi yang berkeadilan," ujarnya.

Untuk mendukung pelaksanaan program kerja, HiDiMu Sulsel, kata dia, membentuk sejumlah bidang strategis mencakup pengkaderan, pendidikan, dakwah, kesehatan, ekonomi kreatif, ketenagakerjaan, humas dan informasi, riset, serta advokasi.

"Kepengurusan kami dirancang sebagai ruang kolaborasi antara kader difabel dan non-difabel untuk mewujudkan Muhammadiyah yang semakin inklusif," katanya lagi.

Faluphy berharap keberadaan HiDiMu Sulsel dapat memperkuat konsolidasi organisasi, menyamakan arah pelayanan sosial, serta memperluas gerakan kesejahteraan sosial yang profesional, berkelanjutan, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa diskriminasi.

"Dengan adanya HiDiMu di Sulsel dapat memberikan kontribusi positif terhadap kemajuan penghormatan, pemenuhan hak, dan perlindungan bagi penyandang difabel, serta menjadi momentum yang baik dalam pelayanan umat yang dijalankan oleh Muhammadiyah," tuturnya menegaskan.

Ketua Umum PP HiDiMu Fajri Hidayatullah usai pengukuhan menyampaikan rasa syukur terbentuknya kepengurusan HiDiMu Sulsel dan menjadi kepengurusan wilayah ke-17 di Indonesia, sekaligus kepengurusan pertama di Sulsel.

"Alhamdulillah saya sangat senang dan berbahagia dapat mengukuhkan Pengurus HiDiMu Sulawesi Selatan. Semoga kehadiran HiDiMu tidak hanya menjadi bagian dari semangat Muhammadiyah, tetapi mampu mewarnai gerakan advokasi, pemberdayaan, dan menghadirkan partisipasi yang bermakna bagi penyandang disabilitas," ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel Arfah Bas'ha, menambahkan, HiDiMu merupakan organisasi di bawah pembinaan MPKS Muhammadiyah, sebagai bagian dari implementasi amanat Muktamar Muhammadiyah ke-48 di Solo.

"Setelah pengukuhan, PP HiDiMu langsung menggelar rapat koordinasi untuk menyusun program kerja yang akan dijalankan. Selama satu tahun ke depan, pelaksanaan program tersebut akan didampingi MPKS Muhammadiyah Sulsel," katanya.

Faluphy Mahmud dikukuhkan sebagai Ketua Umum HiDiMu Wilayah Sulsel periode 2026–2031 bersama pengurusnya dalam agenda upgrading dan Rapat Koordinasi (Rakor) Regional IV masing-masing, Jamaluddin sebagai Wakil Ketua, Muhammah Takdir Sekretaris Umum, dan Siti Fatimah selaku Bendahara Umum.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.