- Home
-
- Luar Negeri
-
- Puluhan Ribu Orang Terjeba...
Puluhan Ribu Orang Terjebak dan Tidak Dapat Meninggalkan Teluk
Rabu, 04 Mar 2026, 05:51 WIBDOHA - Puluhan ribu orang terdampar di seluruh wilayah Teluk dengan sedikit pilihan untuk meninggalkan kawasan yang tiba-tiba dilanda perang tersebut.Â
Dari Al Jazeera, wilayah udara di Qatar masih ditutup, negara tempat 8.000 pelancong yang sedang transit terperangkap setelah dimulainya serangan AS-Israel terhadap Iran.
Hanya sejumlah penerbangan terbatas yang diizinkan berangkat dari Uni Emirat Arab mulai hari Senin, membuat para turis dan beberapa ekspatriat berupaya mencari jalan keluar karena Iran melancarkan serangan di seluruh wilayah Teluk.
Dubai dan Doha yang berdekatan terletak di persimpangan jalur penerbangan timur-barat, menyalurkan lalu lintas penerbangan jarak jauh antara Eropa dan Asia serta menangani puluhan ribu penumpang setiap hari.
Akan dipulangkan
Sementara itu, puluhan ribu pelancong di Uni Emirat Arab (UEA) akan dipulangkan secara bertahap, kata Menteri Ekonomi dan Pariwisata negara itu, Abdulla Bin Touq Al Marri.
Fase pertama mencakup 17.498 penumpang dalam 60 penerbangan yang dioperasikan oleh maskapai penerbangan nasional. Fase kedua direncanakan untuk memungkinkan lebih dari 27.000 penumpang melakukan perjalanan dalam 80 penerbangan per hari.
- Konflik AS-Iran
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Balas Trump, Iran Peringatkan Negara yang Gabung dengan Sanksi AS Dianggap 'Musuh'
-
Memanas Lagi, AS dan Iran Saling Serang untuk Pertama Kalinya Setelah Sebulan Jeda
-
Wisata Simeulue Viral di Medsos, Dampaknya Mulai Terasa
-
Trump Ancam Hukuman Ekonomi ke Negara Mana pun yang Bantu Iran
-
Trump Ancam Kembali Serang Iran Setelah Kedua Musuh Bebuyutan itu Baku Tembak
-
Momen Spesial, 118 Pendaki dari Berbagai Daerah akan Rayakan HUT ke-81 RI di Puncak Gunung Kerinci
-
Iran Klaim Siapkan Rp476 Juta bagi Penangkap Tentara AS
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.