Untuk Keperluan Infrastruktur, Pemprov Jakarta Siapkan Dana Pembebasan Lahan Rp300 Miliar

Jumat, 10 Jul 2026, 12:02 WIB

JAKARTA – Untuk pembangunan berbagai fasilitas infrastruktur diperlukan banyak biaya utamanya keperluan pembebasan lahan. Untuk itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA) mengalokasikan anggaran sebesar 300 miliar tahun 2026 untuk mendukung pembebasan lahan dan penanganan Kali Ciliwung, Kali Krukut, dan Kali Cakung Lama.

“Program ini terus dilanjutkan dengan dukungan anggaran pada 2027 guna mempercepat pengendalian banjir di Jakarta,” kata Gubernur Jakarta Pramono Anung saat meninjau proses pembebasan lahan di kawasan Cawang, Jakarta Timur, Jumat.

Ket. Foto: anggaran keuangan — Sumber: ist

Apabila target itu tercapai, dia mengungkapkan pada 2027, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-500 Kota Jakarta, normalisasi salah satu sumbu utama Sungai Ciliwung di kawasan Cawang dapat terwujud.

Sepanjang 2026, Pemprov Jakarta telah melakukan proses pembebasan lahan sepanjang dua kilometer yang berada di Kelurahan Cawang, Rawajati, dan Pengadegan.

Proses pembebasan lahan di Kelurahan Cawang menjadi percontohan model pembebasan lahan lainnya yang akan dilaksanakan Pemprov Jakarta di 14 kelurahan.

Empat lokasi yang telah ditetapkan untuk dibebaskan, yaitu Kelurahan Cawang, Kelurahan Rawajati, Kelurahan Pengadegan, dan Kelurahan Cililitan. Sementara, sepuluh kelurahan lainnya masih dalam proses penyusunan dokumen pengadaan tanah sebelum penetapan lokasi.

Khusus di lokasi tersebut, Kepala Dinas SDA Jakarta Ika Agustin mengatakan dari total 170 rumah, sebanyak 62 rumah telah selesai dilakukan pembayaran dan diratakan. 

Saat ini, dia menuturkan pihaknya tengah mengupayakan pembebasan sebanyak 108 rumah hingga akhir tahun ini.

Selain itu, Ika mengungkapkan pihaknya juga menyediakan posko di kawasan tersebut untuk mempermudah warga dalam memperoleh informasi apabila menemui kendala.

“Harapannya, warga langsung datang ke kami dan tidak boleh pakai perantara. Pada saat pelepasan hak, Bank DKI langsung hadir. Jadi, bapak ibu yang dibebaskan, langsung harus membuka rekening di tempat,” ungkap Ika.

Menurut dia, hal itu dilakukan untuk menghindari pihak ketiga. Jika masyarakat masih menggunakan perantara, maka haknya tidak dapat dibayarkan oleh Dinas SDA Jakarta. 

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Tim SAR Gabungan Temukan Seorang ABK yang Hilang di Sungai Musi

Film “Pangku” Raih Tiga Penghargaan Terpuji di Ajang Festival Film Bandung

De Zerbi Minta Maaf atas Kekalahan Tottenham dari Brentford

IKM Fesyen & Kriya Tumbuh 2x Lipat! Kemenperin Genjot Digital Biar Naik Kelas

Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Kemenpar Siagakan Poltekpar Lombok

Tabrakan Beruntun di Tol Senayan, Dua Orang Alami Luka-luka

Dinas Pertanian Kabupaten Lebak: Panen Durian dan Manggis Serap Ribuan Tenaga Kerja 

Belajar Bisnis dari Kisah Yohanes Membangun PepperJo

Libur Panjang Bikin Stasiun Jakarta Padat, 38.842 Penumpang Berangkat Naik Kereta

Bupati Sintang Imbau Warga untuk Peduli dan Hentikan Bakar Hutan dan Lahan

Kerajinan Badui Banjir Pesanan di Bazar Harkop Harnas, UMKM Lokal Raup Omzet

Senangnya! Cerita Komik "Oki dan Nirmala dari Negeri Dongeng" akan Diangkat ke Layar Lebar!

'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

Kampung Adat Sade Terbakar, Kemenpar Siapkan Dapur Umum dan Pemulihan Wisata

Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.