Siklon Tropis Bavi Intai Indonesia Timur, BMKG Imbau Warga Waspada, Dampak Terasa hingga 24 Jam ke Depan
Rabu, 08 Jul 2026, 19:22 WIBJAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di wilayah Indonesia bagian timur untuk mewaspadai potensi dampak cuaca ekstrem berupa angin kencang dan gelombang laut tinggi yang dipicu aktivitas Siklon Tropis Bavi.
Pelaksana tugas (Plt) Deputi Meteorologi BMKG, Andri Ramadhani di Jakarta, Rabu (8/7), mengatakan bahwa siklon tersebut membawa dampak tidak langsung berupa angin kencang dan lonjakan gelombang laut tinggi dalam 24 jam ke depan.
"Siklon Tropis Bavi berkembang dari Bibit Siklon Tropis 95W yang mencapai intensitas siklon tropis sejak 2 Juli 2026, dan telah memasuki wilayah monitoring TCWCÂ Jakarta pada 7 Juli kemarin," kata dia.
Andri memaparkan bahwa posisi pusat pusaran badai tersebut terdeteksi berada di Laut Filipina, tepatnya di sebelah utara Pulau Papua, dengan arah pergerakan konstan menuju ke barat.
Adapun berdasarkan hasil analisis pemodelan cuaca BMKG diketahui kecepatan angin maksimum di sekitar pusat sistem dalam 24 jam ke depan diprakirakan persisten dan intensitasnya berada pada kategori empat.
Kondisi tersebut, menurut dia, memicu potensi angin kencang secara tidak langsung di daratan empat provinsi, meliputi wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara, Papua Barat Daya, dan Papua Barat setidaknya hingga Rabu (8/7) malam ini.
Selain angin kencang, BMKG juga memberikan peringatan dini gelombang tinggi kategori sedang berukuran 1,25 hingga 2,5 meter di perairan Laut Maluku, Samudra Pasifik utara Papua, serta Kepulauan Sangihe hingga Kepulauan Talaud.
Sementara itu, gelombang laut yang lebih berisiko dengan kategori tinggi berkisar 2,5 hingga 4,0 meter diproyeksikan berpeluang terjadi di sepanjang kawasan Samudra Pasifik utara Maluku hingga utara Papua Barat. Ant
- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG)
- Siklon Tropis Bavi
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Dinkes Cirebon Mengintensifkan Program Cegah Stunting Sejak Remaja
-
AS Gelar G20 di Tengah Gejolak Energi
-
Konjungsi dan Okultasi Venus-Bulan Tersaji di Langit Jakarta
-
BMKG Ungkap Puncak Musim Hujan Terjadi Desember 2026
-
BMKG Ungkap Bali Sudah 123 Hari Tanpa Hujan
-
Kasus Gigitan Hewan Pembawa Rabies Meningkat, Pemkab Dompu Perkuat Koordinasi Pencegahan.
-
Modi dan Xi Jinping Bertemu, India-Tiongkok Sepakat Selesaikan Sengketa Perbatasan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.