- Home
-
- Luar Negeri
-
- Trump Kembali Gugat Aturan...
Trump Kembali Gugat Aturan Kewarganegaraan Berdasarkan Tempat Lahir ke Mahkamah Agung AS
Kamis, 09 Jul 2026, 14:20 WIBWashington - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan kembali meminta Mahkamah Agung AS untuk meninjau kembali keputusan yang menolak penghapusan asas kewarganegaraan berdasarkan tempat kelahiran atau ius soli.
Menurut Trump, papan tanda dan papan iklan telah dipasang dekat perbatasan Meksiko serta di berbagai wilayah lain di negara itu untuk menawarkan kewarganegaraan AS berdasarkan tempat lahir dengan harga $4.000 (sekitar Rp72,3 juta) atau lebih.
"Kewarganegaraan Amerika tidak dapat dijual! Faktanya, hal itu merupakan tindak pidana; dan oleh karena itu, putusan Mahkamah Agung itu keliru. Saya akan mengajukan permohonan sidang ulang kepada Mahkamah Agung Amerika Serikat, segera. Ketidakadilan ini akan menghancurkan Amerika jika mereka tidak mengubah keputusan mereka yang benar-benar gila," tulis Trump di Truth Social.
Selasa (7/7), Mahkamah Agung AS menolak inisiatif Trump untuk mencabut hak universal atas kewarganegaraan AS bagi anak-anak yang lahir di negara tersebut.
Trump kemudian menyebut putusan Mahkamah Agung itu sebagai "kemenangan" bagi China dan menyerukan kepada Kongres AS untuk mencabut hak kewarganegaraan berdasarkan tempat lahir.
Setelah memulai masa jabatan keduanya sebagai presiden AS, Trump mengeluarkan perintah eksekutif untuk mencabut hak universal atas kewarganegaraan bagi anak-anak yang lahir di Amerika Serikat.
Menurut Trump, ketentuan dalam Amendemen ke-14 Konstitusi AS itu seharusnya hanya berlaku bagi mereka yang orang tuanya tinggal secara permanen dan sah di negara tersebut.
Amendemen ke-14 itu menyatakan bahwa semua orang yang lahir atau naturalisasi di AS dan tunduk pada yurisdiksi tempat kelahiran tersebut merupakan warga negara AS dan warga negara bagian tempat mereka tinggal.
- Kebijakan AS
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
AS Tuduh Kuba Menyusup ke Pemerintahan, Ketegangan Washington-Havana Kembali Memanas
-
APBN Harus Dijaga di Tengah Gejolak Global
-
Menyamar Jadi Penjual Buah, 8 Terduga Teroris Jaringan ISIS Diciduk Densus 88 di Sulteng
-
Pasar Modal Rawan Kejahatan Korporasi, KPK Singgung Peran Sekuritas dan Oknum Internal.
-
Tarif Bus Transjabodetabek Bakal Naik, Rute Blok M-Bandara Jadi Rp10.000-15.000
-
PSN Surabaya Waterfront Gaspol! KKP Evaluasi Izin Laut Biar Investasi Lancar
-
IHSG Hari Ini Melemah Usai Pidato Presiden, Saham Basic Materials Jadi Beban
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.