Presiden Korsel dan Ukraina Sepakat Tangani Tawanan Perang Korea Utara Atas Dasar Kemanusiaan

Kamis, 09 Jul 2026, 15:00 WIB

ANKARA - Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, Rabu (8/7), sepakat untuk menangani tentara Korea Utara yang ditangkap oleh Ukraina atas dasar kemanusiaan dan menghormati keinginan mereka, kata seorang pejabat Korea Selatan.

Menurut juru bicara Lee yang dikutip Yohap, Kang Yu-jung, kedua pemimpin mencapai kesepakatan saat pertemuan puncak yang diadakan di sela-sela KTT NATO di Ankara, Turki.

Ket. Foto: Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung (kanan) dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky berjabat tangan saat pembicaraan di Ankara, Turki, pada 8 Juli 2026 — Sumber: Yonhap

Dua tentara Korea Utara ditangkap oleh pasukan Ukraina pada awal tahun 2025 setelah dikerahkan ke wilayah Kursk Russia untuk mendukung Moskow. Mereka dilaporkan telah menyatakan keinginan mereka untuk pergi ke Korea Selatan.

"Kedua pemimpin sepakat masalah tawanan perang Korea Utara di Ukraina akan ditangani sesuai dengan hukum internasional dan prinsip-prinsip kemanusiaan sambil menghormati keinginan mereka," kata Kang.

Prinsip non-refoulement berdasarkan hukum internasional melarang negara-negara untuk mengembalikan atau mengusir seseorang ke negara di mana mereka akan menghadapi risiko penganiayaan atau pelanggaran hak asasi manusia yang serius, jelas juru bicara presiden.

Pertemuan puncak bilateral tersebut berlangsung ketika Lee menghadiri KTT NATO tahun ini sebagai pemimpin salah satu negara mitra NATO, sementara Zelenskyy bergabung dalam acara tersebut untuk menyerukan keanggotaan Ukraina di NATO di tengah perang dengan Russia yang memasuki tahun kelima.

Penasihat Keamanan Nasional Korea Selatan, Wi Sung-lac, mengatakan sehari sebelumnya, Seoul berjanji untuk memberikan bantuan sebesar 100 juta won AS kepada Ukraina pada kesempatan kehadiran Lee di KTT NATO sebagai bentuk komitmennya terhadap perdamaian dan keamanan internasional.

Selama pertemuan puncak hari Rabu, Lee menjelaskan rencana bantuan kepada Zelensky, yang menyampaikan rasa terima kasih dan menyatakan harapannya untuk mengakhiri perang secepat mungkin dan memulihkan perdamaian di Ukraina melalui kerja sama erat dengan komunitas internasional, termasuk Korea Selatan.

Kang mengatakan Zelensky juga menyuarakan harapan agar pemerintah dan perusahaan Korea Selatan terus memberikan perhatian pada rekonstruksi pascaperang Ukraina.

  • Tawanan Perang

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.