Pemkab Agam Bentuk Nagari Peduli TB Paru untuk Genjot Capaian Temuan Kasus TBC

Kamis, 09 Jul 2026, 18:30 WIB

LUBUK BASUNG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam, Sumatera Barat, meluncurkan program pembentukan Nagari Peduli Tuberkulosis (Tb) Paru secara bertahap guna meningkatkan angka penemuan kasus penyakit menular tersebut, Kamis (9/7). 

Kepala Dinas Kesehatan Agam Hendri Rusdian di Lubuk Basung, Kamis, mengatakan nagari peduli Tb paru itu bakal dibentuk secara bertahap dan tahap pertama untuk 46 dari 92 nagari di Agam.

Ket. Foto: Kepala Dinas Kesehatan Agam Hendri Rusdian. — Sumber: ANTARA/Yusrizal.

"Ke 46 nagari tersebut telah kita
lakukan rapat koordinasi dengan wali nagari atau kepala desa dan setelah itu bakal kita luncurkan dalam waktu dekat," katanya.

Ia mengatakan nagari peduli Tb paru itu dengan tujuan meningkatkan capaian temuan Tb paru di Agam, karena capaian temuan tahun sebelumnya cukup rendah hanya 37 persen.

Pada 2025, tambahnya target temuan sebanyak 2.435 kasus yang dibebankan oleh Pemprov Sumbar dan pemerintah pusat.

Namun Agam hanya menemukan 890 kasus dengan capaian hanya 37 persen.

"Masih banyak penderita Tb tidak kita temukan. Dengan pembentukan nagari peduli Tb paru, maka kita meminta dukungan dan komitmen dari wali nagari agar target temuan tercapai, sehingga bisa dilakukan pengobatan nantinya," katanya.

Ia mengakui Tb paru merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis.

Penyakit TB masih tinggi dan menjadi permasalahan kesehatan global, nasional dan daerah.

Gejala TB paru berupa batuk parah yang berlangsung selama tiga minggu atau lebih, sesak napas jika infeksi sudah memburuk, demam, penurunan berat badan dan lainnya.

Apabila ini tidak diatasi, maka berdampak terhadap ketahanan tubuh dan beresiko menderita penyakit menular.

"TB paru angka kematian tinggi, namun bisa sembuh ketika pasien diobati tuntas selama enam bulan dengan memakan obat anti tuberkulosis," kata dia.

  • tbc paru agam
  • nagari peduli tb
  • dinkes agam
  • kasus tbc sumbar
  • gejala tuberkulosis

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.