Sinergi Kemendagri dan Komisi II DPR RI: Garap Tata Ruang Kepri Jadi Sumber Pendapatan
Rabu, 08 Jul 2026, 16:40 WIBJAKARTA - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan penataan ruang yang baik menjadi faktor utama dalam mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Tata ruang yang terencana dinilai mampu mendukung pertumbuhan ekonomi sekaligus meminimalkan konflik lahan dan berbagai persoalan pembangunan di daerah.
Pernyataan tersebut disampaikan Bima Arya saat menghadiri Kunjungan Kerja Spesifik Komisi II DPR RI mengenai peran gubernur sebagai wakil pemerintah pusat dalam menjalankan program prioritas nasional serta sektor pertanahan dan tata ruang di Graha Kepri, Batam, Rabu (8/7). Menurutnya, tata ruang yang baik harus dikelola secara bersama agar mampu menjadi sumber peningkatan pendapatan daerah.
"Tentu tata ruangnya harus kita pastikan bisa terkendali, dan kita garap bersama-sama menjadi sumber pendapatan daerah," kata Bima Arya.
Bima menjelaskan, Kepri memiliki karakteristik wilayah yang didominasi perairan dengan luas daratan yang terbatas. Meski demikian, provinsi tersebut menyimpan potensi besar di sektor manufaktur, perdagangan, kemaritiman, sumber daya alam, hingga pariwisata yang perlu didukung melalui pemanfaatan ruang secara optimal.
Ia menyebut terdapat empat tantangan utama yang perlu menjadi perhatian pemerintah daerah, yakni degradasi lingkungan, kerentanan terhadap bencana, konflik tata ruang, serta tingginya arus perpindahan penduduk ke wilayah Batam. Karena itu, Kemendagri bersama Komisi II DPR RI akan memastikan seluruh regulasi daerah selaras dengan kebutuhan pembangunan dan potensi yang dimiliki Kepri.
Selain sektor ekonomi, Bima juga menyoroti kekayaan sejarah dan budaya yang dimiliki Kepri, terutama Pulau Penyengat yang menjadi pusat kebudayaan Melayu dan tempat lahirnya Raja Ali Haji. Ia mengapresiasi rencana Pemerintah Provinsi Kepri membangun museum bahasa di kawasan tersebut sebagai upaya memperkuat wisata sejarah.
"Kemendagri bersama ATR/BPN dan Kementerian Pariwisata akan bersama-sama mendukung pengembangan potensi sejarah dan budaya tersebut," ujarnya.
Tak hanya itu, Bima turut mendorong pengembangan sektor sport tourism di Kepri. Menurutnya, Batam memiliki peluang besar menjadi tuan rumah berbagai ajang olahraga nasional maupun internasional yang dapat meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD).
Kunjungan kerja tersebut juga dihadiri Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, Wakil Menteri ATR/BPN Ossy Dermawan, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kepulauan Riau.
- Pariwisata
- Kemendagri
- Batam
- Kepulauan Riau
- Tata Ruang
- Wamendagri Bima Arya
- Pariwisata Kepri
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Menpar: Pariwisata Indonesia Berada di Jalur Pertumbuhan Positif
-
Wisatawan Tiongkok Catat Pertumbuhan Minat Tertinggi ke Indonesia pada Semester I 2026
-
Wamendagri Wiyagus Dorong Kepala Daerah Terapkan Pembiayaan Kreatif
-
Hari Bhayangkara ke-80: Presiden Prabowo Tegaskan Tema 'Polri untuk Masyarakat'
-
Kemenpar dan Kemenkum Berkolaborasi Lindungi Kekayaan Intelektual Pariwisata
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.