Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mewaspadai Potensi Cuaca Ekstrem Saat Kemarau di Wilayah Bandung

📅 Rabu, 08 Jul 2026, 22:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mewaspadai Potensi Cuaca Ekstrem Saat Kemarau di Wilayah Bandung Doc: Antara
Ket. Ilustrasi- Petugas Damkar saat melakukan pembersihan terhadap pohon tumbang di Kota Bandung, Jawa Barat.

Kota Bandung - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu dan memicu bencana hidrometeorologi, meski saat ini memasuki musim kemarau.

Ia mengatakan terdapat dua fokus utama yang perlu menjadi perhatian BPBD, yakni mitigasi terhadap potensi hujan ekstrem serta peningkatan kesiapsiagaan masyarakat melalui pelatihan kebencanaan di tingkat kewilayahan.

“BPBD ini ada dua hal yang mesti diperhatikan. Pertama adalah antisipasi cuaca ekstrem,” kata Farhan di Bandung, Rabu.

Ia menjelaskan berdasarkan kajian yang diterima Pemerintah Kota Bandung, peluang terjadinya hujan ekstrem di Kota Bandung relatif kecil, sekitar enam persen. Namun, dampak yang ditimbulkan dapat sangat besar terutama di wilayah yang memiliki kerawanan banjir.

Farhan mencontohkan kejadian hujan berintensitas tinggi yang terjadi di Surabaya beberapa waktu lalu. Hujan yang berlangsung selama beberapa jam tanpa henti menyebabkan genangan di berbagai kawasan dan memperparah kondisi banjir.

“Apa yang terjadi di Surabaya beberapa minggu lalu menjadi pembelajaran. Walaupun kemungkinannya hanya enam persen, kalau sampai itu terjadi banjirnya bisa sangat dahsyat,” ujarnya.

Ia meminta BPBD terus memperbarui peta risiko kebencanaan, memastikan kesiapan personel dan peralatan, serta memperkuat koordinasi dengan perangkat daerah terkait agar respons terhadap kondisi darurat dapat dilakukan secara cepat dan efektif.

Lebih lanjut, Farhan menekankan pentingnya membangun budaya tanggap bencana di tingkat masyarakat karena dapat menjadi faktor penting dalam meminimalkan dampak saat bencana terjadi.

“Berikutnya adalah melakukan pelatihan-pelatihan emergency di setiap kecamatan. Itu penting sekali,” katanya.

Farhan berharap langkah mitigasi yang dilakukan sejak dini dapat memperkuat ketahanan Kota Bandung dalam menghadapi ancaman bencana yang dipicu perubahan cuaca ekstrem.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...

Mengenal Pertanian Padi Gunung Suku Dayak Bahau

26 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Mengenal Pertanian Padi Gun...
Ekonomi
Bank Indonesia Pertahankan ...
Advertisement
Hasil Liga Champions: Arsenal Imbangi Tuan Rumah Bayern Muenchen 2-2

Hasil Liga Champions: Arsenal Imbangi Tuan Rumah Bayern Muenchen 2-2

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.