- Home
-
- Luar Negeri
-
- Ebola Tak Kunjung Reda, Ko...
Ebola Tak Kunjung Reda, Kongo Berada di Ambang Kolaps
Rabu, 08 Jul 2026, 16:27 WIBJENEWA - Wabah Ebola, yang disebabkan oleh galur (strain) Bundibugyo yang mematikan, di RD Kongo timur terus meluas, dengan 506 kematian dilaporkan hingga saat ini, kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Selasa (7/7).
"Skala sebenarnya dari wabah ini belum sepenuhnya diketahui", dan masih terlalu dini untuk mengatakan wabah itu mulai stabil, kata Anne Ancia, perwakilan WHO untuk Republik Demokratik (RD) Kongo, kepada wartawan di Jenewa melalui tautan video, sebagaimana warta Xinhua.
Berbicara dari Bunia, ibu kota Provinsi Ituri, yang menjadi pusat wabah, Ancia mengatakan hingga 4 Juli, RD Kongo melaporkan 1.561 kasus terkonfirmasi, termasuk 506 kematian, dan 254 pasien yang telah pulih. Sementara itu, lebih dari 10.000 kontak saat ini sedang dipantau.
Ancia mengatakan pemerintah daerah, dengan dukungan WHO, sedang menelusuri riwayat setiap kasus untuk menetapkan rantai penularan dan mengisolasi kontak.
Dia menambahkan pusat-pusat perawatan beroperasi "pada kapasitas penuh" dan para tenaga kesehatan terus melayani masyarakat yang terdampak meskipun menghadapi tantangan berat.
Meskipun kapasitas pengujian harian meningkat dan laboratorium terdesentralisasi didirikan di provinsi-provinsi yang terdampak, Ancia memperingatkan akan adanya kekurangan pasokan penting.
"Saat ini, kami tidak memiliki cukup ambulans," katanya, seraya memperingatkan semua kebutuhan di Provinsi Ituri belum dapat sepenuhnya terpenuhi.
Sementara itu, dia mengumumkan uji klinis dimulai pada 2 Juli untuk mengevaluasi dua terapi yang menjanjikan untuk strain Bundibugyo.
Meskipun belum ada obat yang terbukti efektif dan disetujui untuk penyakit ini, lebih dari 1.200 dosis pengobatan akan diberikan secara tunggal atau kombinasi untuk menilai apakah obat tersebut dapat meningkatkan peluang bertahan hidup pasien, tambahnya. Ant
Berita Terkait:
-
Presiden Prabowo Ingin Sering Bertemu Rektor dan Profesor Bahas Masukan Majukan Indonesia
-
Agenda Talkshow Mommy n Me 2026: Wadah Orang Tua Muda Belajar Langsung dari Pakar
-
Terlambat Menaikkan Suku Bunga Membuat Biaya Penyesuaian Ekonomi Semakin Mahal
-
Mommy n Me 2026 Resmi Dibuka di JICC Senayan, Hadirkan Lebih dari 400 Brand Ibu dan Anak
-
Digitalisasi Masif! Kota Cirebon Kuasai Transaksi QRIS di Kawasan Ciayumajakuning
-
Benarkah MSG Berbahaya? Kampanye Edukasi Sajikan Temuan Ilmiah
-
400 Ribu Rumah Tidak Layak Huni Akan Diperbaiki, BSPS 2026 Sudah Jalan 13,5%
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.