Bulog Sumut Serap 32.810 Ton Gabah Petani Perkuat Cadangan Pangan

Rabu, 08 Jul 2026, 16:17 WIB

MEDAN -- Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) menyerap 32.810 ton gabah kering panen dari petani di wilayah kerjanya sebagai upaya memperkuat cadangan pangan serta menjaga stabilitas harga pangan di pasar.

"Penyerapan 32.810 ton gabah dari petani atau setara 16.405 ton beras itu terhitung sejak Januari hingga 7 Juli 2026," ujar Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumatera Utara Budi Cahyanto di Medan, Rabu.

Ket. Foto: Petani menanam bibit padi di Desa Pematang Johar, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. — Sumber: ANTARA FOTO/Yudi Manar

Budi mengatakan capaian penyerapan tersebut telah mencapai sekitar 46,14 persen dari target pengadaan sebanyak 69.514 ton gabah kering dari petani sepanjang tahun 2026.

Ia mengatakan penyerapan gabah diperkirakan meningkat pada Agustus seiring dimulainya musim panen di sejumlah daerah, termasuk sentra produksi seperti di Kabupaten Serdang Bedagai dan Kabupaten Deli Serdang.

"Saat ini, serapan gabah masih terbatas. Kemarin kami menyerap sekitar 250 ton dari Kabupaten Langkat dan Kabupaten Simalungun," ucapnya.

Budi optimistis penyerapan gabah meningkat pada periode berikutnya, karena sejumlah daerah mulai memasuki masa panen.

Bulog Sumut menyatakan gabah hasil serapan tersebut menjadi cadangan pangan, guna memenuhi berbagai penugasan pemerintah, di antaranya Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), bantuan pangan, serta penanganan bencana.

Budi menambahkan sebagai operator pemerintah dalam pengelolaan pangan, Bulog bertugas menyerap gabah langsung dari petani dengan harga pembelian pemerintah sebesar Rp6.500 per kilogram.

Untuk mengoptimalkan penyerapan, Bulog Sumut juga terus melakukan sosialisasi guna memperkuat kerja sama dengan gabungan kelompok tani (gapoktan), pemerintah setempat dan lainnya.

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.